BNNP Sultra Kembali Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Seberat 1,4 KG

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara ( Sultra) memusnahkan barang bukti narkotika Golongan I jenis sabu Seberat 1,4 kg.

Pemusnahan dilakukan dibelakang halaman Kantor BNNP Provinsi Sultra Kamis (5/3). Kepala BNNP provinsi Sultra Brigjen Pol Ghiri Prawijaya langsung memimpin pemusnahan Sabu. Tampak pula penyidik kejari kendari, Dit res Narkoba Polda Sultra dan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kota Kendaei

Bacaan Lainnya

Narkotika Jenis Sabu ini merupakan hasil dari 2 kasus peredaran narkoba yang berhasil diungkap oleh BNNP Sultra pada 28 Januari 2020 sampai 18 Februari 2020.

Kepala BNNP provinsi Sultra Brigjen Pol Ghiri Prawijaya mengungkapkan kasus pertama tersangka pria dengan JB (34), beralamat di Kendari Barat, Kota Kendari.

Adapun barang bukti narkotika yang dimusnahkan, 4 (empat) bungkus plastik bening berisi Kristal warna putih dengan berat brutto 406,45 gram akan dimusnahkan 396,45 gram dan disisakan seberat 10 gram untuk dijadikan sebagai barang bukti laboratorium persidangan.

“Tersangka terancam hukum pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 serta paling lama 20 tahun, dipenjara, ” jelasnya.

Sedangkan pada kasus kedua, tersangka seorang pria berinisial H (39) asal Desa Padangloang Kab. Sidenreng Rappang Provinsi Sulawesi Selatan ( Sulsel) bersama rekannya IE (34) beralamat di Mandonga kota Kendari.

“Pada saat penangkapan dan penggeladahan terhadap kedua tersangka petugas menemukan satu bungkus alumunim foil warna gold yang berisi jenis sabu dengan berat 1008 gram ,”ungkapnya.

Kedua tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke kantor BNNP Sultra guna proses pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan surat ketetapan kejaksaan Tinggi (Kejati) Negeri Kendari.

“Menetapkan barang sitaan tersangka H(39) seberat 1008 gram akan dimusnahkan seberat 1000 gram dan disisakan 8 gram untuk kepentingan laboratorium dan perkara persidangan,” jelasnya

Atas perbuatannya, Ketiga tersangka dikenai Pasal 114 ayat(2) Subs Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Ilfa

Pos terkait