BPN Sultra Serahkan 1.000 Sertifikat Tanah untuk Tiga Daerah

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara ( Sultra) menyerahkan 1.000 bidang tanah secara gratis. Senin 9/12.

Penyerahan sertifikat itu diberikan kepada masyarakat di tiga daerah, yakni Kota Kendari, Konawe dan Konawe Selatan melalui program pendaftaran Program Sistematis Lengkap (PTSL) 2019.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Wilayah BPN, Sultra Kalvyn Andar mengatakan, pembagian sertifikat tanah ini merupakan bagian dari program strategis nasional, berupa pendaftaran tanah sistematis lengkap.

Di Kota Kendari terdapat 800 bidang untuk tiga kelurahan, antara lain Kelurahan Rahandouna 350 bidang, Kelurahan Watulondo 250 bidang dan kelurahan punggolaka 200 bidang. Sedangkan di Kabupaten Konawe sebanyak 100 bidang yakni di Desa Telaga Biru dan Konsel sebanyak 100 bidang tanah yakni di Desa Mowila, Kecamatan Mowila.

“Program pendaftaran tanah sistematis lengkap ini juga menerbitkan 88.284 sertifikat dan menetapkan 114.359 ribu bidang tanah,”tambahnya

Kalvyn Andar menambahkan, jika menghitung waktu sampai tahun 2025, maka rata-rata BPN Sultra harus mendaftarkan sekitar 170 bidang tanah pertahun. Meskipun hal itu tidak mudah, tetapi pihaknya tetap optimis dapat menyelesaikan target tersebut.

“Meskipun sebelumnya rata-rata kita hanya menyelesaikan sekitar 20.000 pertahun pada tahun 2020, tetapi dengan dukungan semua pihak semuanya dapat di selesaikan,”ujarnya

Selanjutnya, kata dia, penyerahan sertifikat tanah direncanakan di Kota Bau-Bau 12 Desember mendatang. Disana, terdapat 1000 bidang tanah, demikian juga Bupati Kolaka Utara, ia akan menyerahkan 1000 bidang pada tanggal 13 Desember 2019.

“Dan sisanya akan diserahkan langsung oleh masing-masing Kepala kantor Pertanahan Kabupaten Kota se Provinsi Sultra,” ungkapnya.

Untuk diketahui pada kesempatan tersebut juga diberikan sertifikat tanah rumah ibadah di Kota Kendari sebanyak 3 bidang, dan sertifikat tanah Instansi pemerintah sebanyak 4 bidang.

“Kemudian kegiatan koonsolidasi tanah sebanyak 100 bidang, Sertifikat BMN sebanyak 11 bidang usulan HPL, Transmigrasi sebanyak 1.582 hektar dan redistribusi tanah objek landreform sebanyak 31.372 bidang,” pungkasnya

Lapiran : Ilfa
Editor : AK

Pos terkait