Cegah DBD, Dinkes Kendari Ajak Masyarakat Lakukan 3M

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Memasuki puncak bulan Demam Berdarah (DBD) yakni Februari-Maret, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mengigatkan kepada masyarakat untuk melakukan 3M yaitu, Menutup, Menguras dan Mengubur sumber nyamuk yang bisa muncul.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg. Rahminingrum mengatakan, memasuki awal bulan, penyakit DBD mulai muncul, dikarenakan cuaca yang tidak menetu. Jika hujan, genangan air menimbulkan sarang nyamuk.

Bacaan Lainnya

“Bulan Januari, Februari dan Maret merupakan fase puncak DBD dari tahun ke tahunnya. Kalau kita catat, untuk jumlah kasus DBD di tahun 2019 sekitar 400 orang. Dimana yang paling puncak yaitu di tahun 2015 di atas 1000 orang,” terangnya. (Jumat,07/02/2020).

Untuk itu, ia menyarankan kepada seluruh masyarakat Kendari untuk mulai mengantisipasi sejak dini dengan memberantas sarang nyamuk yaitu dengan 3M tersebut.

“Sebaiknya mengunakan laction saat akan keluar dari rumah baik di pagi hari maupun sore hari. Tak ketinggalan, gunakan kelambu saat akan tidur di malam hari,” tambahnya.

Ia pun menjelaskan, bahwa sumber nyamuk DBD atau aedes aegypti, adalah jentik nyamuk yang hidup di air bersih. Ada juga nyamuk yang bertelur pada tempurung kelapa. Sehingga, Pada saat kemarau dia tidur, tapi setelah kena hujan jentik nyamuk itu akan menetas.

“jadi sekali lagi saya ingatkan, kepada seluruh masyarakat Kota Kendari agar mengutamakan kebersihan lingkungannya masing-masing baik dalam maupun di luar rumah, demi mencegah terjadinya penyakit demam berdarah, ” tutupnya.

Hani

  • Whatsapp

Pos terkait