Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus menggencarkan sosialisasi ketertiban di kawasan MTQ Kendari. Kegiatan tersebut telah memasuki malam ke-9 dan kembali dilaksanakan pada Senin malam, 19 Januari 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari, Paminuddin, mengatakan bahwa sosialisasi masih difokuskan pada penataan parkir dan pengendalian aktivitas masyarakat di sekitar kawasan MTQ yang dinilai semakin padat pada malam hari.
“Ini sudah malam ke-9 kami turun melakukan sosialisasi ketertiban perparkiran. Harapan kami, kesadaran masyarakat terus meningkat agar tertib dan mematuhi aturan yang berlaku,” kata Paminuddin.
Ia mengungkapkan, Dishub Kota Kendari sebenarnya telah menyiapkan langkah penindakan bagi pelanggar aturan parkir. Namun, penerapannya dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.
“Kami tidak ingin tergesa-gesa dalam melakukan penindakan. Semua harus sesuai aturan dan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi terhadap hasil sosialisasi yang telah berjalan. Jika ke depan tidak ditemukan perubahan perilaku masyarakat, maka penindakan tegas akan diberlakukan.
“Kalau sudah sering diingatkan tapi belum juga berubah, tentu akan ada langkah tegas. Namun semua ada tahapannya,” tegas Paminuddin.
Dalam kegiatan tersebut, Dishub Kota Kendari menurunkan sekitar 30 personel. Jumlah ini dapat meningkat hingga 60 personel pada malam akhir pekan. Secara keseluruhan, kegiatan melibatkan 40 personel gabungan Dishub dan Satpol PP.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Kendari, Maman Firmansyah, mengatakan bahwa pihaknya turut memberikan sosialisasi kepada pengunjung yang masih memarkir kendaraan di area yang telah dipasangi rambu larangan berhenti.
“Kami juga mengimbau para pedagang agar tertib, menjaga kebersihan, serta mengajak seluruh pengunjung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan MTQ,” ujarnya.
Paminuddin menambahkan, upaya yang dilakukan pemerintah daerah bertujuan untuk menciptakan kenyamanan bersama, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan MTQ.
“Kawasan MTQ ini milik kita bersama. Mari kita jaga ketertiban dan kenyamanannya agar tetap aman dan ramah untuk semua, terutama anak-anak kita,” pungkasnya.
 






