DP3A Kota Kendari Kampanyekan Pencegahan Kekerasan di Sekolah Lewat Metode Bermain dan Bernyanyi

Ketgam : Kampanye digelar di SD Negeri 51 Kendari, Kelurahan Kambu

Kendari, Sultrademo.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari gencar melakukan langkah pencegahan kekerasan serta perlindungan bagi anak-anak melalui pendekatan edukasi yang lebih ramah dan menyenangkan.

Kali ini, kegiatan kampanye digelar di SD Negeri 51 Kendari, Kelurahan Kambu, Kamis (21/5/2026), dengan mengajak puluhan siswa belajar sambil bermain, bernyanyi, dan berdialog terbuka mengenai bahaya kekerasan, perundungan, hingga penyalahgunaan narkoba.

Bacaan Lainnya
 

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Tim Penggerak PKK, serta Forum Anak Kota Kendari (Fantari), guna memperkuat pemahaman anak sejak dini akan pentingnya menjaga diri dan berani berbicara saat menghadapi tindakan yang tidak pantas.

Pelaksana Tugas Kepala DP3A Kota Kendari, Sasriati, menjelaskan pemilihan lingkungan sekolah sebagai sasaran utama karena anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap risiko kekerasan maupun pengaruh buruk lingkungan. Menurutnya, angka kasus yang masih menjadi perhatian mendorong pemerintah untuk lebih gencar melakukan langkah preventif.

“Upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan kami mulai dari sekolah-sekolah. Pasalnya, anak-anak sangat rentan dan hingga saat ini isu terkait kekerasan masih cukup tinggi terjadi,” ujar Sasriati.

Ia menegaskan peran DP3A tidak hanya berfokus pada penanganan kasus yang sudah terjadi, tetapi lebih utama lagi adalah pencegahan melalui edukasi. Dalam materi yang disampaikan, siswa diajak memahami berbagai bentuk kekerasan, cara mengenali tindakan pelecehan atau perundungan, hingga pentingnya menjaga pergaulan agar terhindar dari bahaya narkoba.

“Kegiatan ini bentuk pencegahan kami. Anak-anak kami berikan pemahaman sejak awal agar mereka tahu cara menjaga diri dan berani bicara jika mengalami sesuatu yang tidak beres,” tambahnya.

Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif dan antusias. Para siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan, menjawab materi, hingga saling berebut kesempatan berbicara. Salah satu momen menarik terjadi saat Ketua TP PKK Kota Kendari berinteraksi langsung dengan siswa menanyakan jenis dan dampak narkoba, yang disambut riang dan jawaban aktif dari para peserta didik.

Sasriati menyampaikan, pada periode ini DP3A menargetkan kegiatan serupa di dua sekolah, mengingat keterbatasan sumber daya. Meski demikian, langkah sosialisasi ini sudah dilakukan secara bertahap ke sejumlah sekolah di wilayah Kendari sebelumnya.

Pemerintah Kota Kendari menaruh harapan besar agar pendekatan edukasi yang ramah anak ini mampu membangun keberanian siswa untuk menyuarakan apa yang mereka rasakan, memahami hak-hak mereka, serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait