DPR RI Sahkan RUU Minerba di Tengah Pandemi, Badko HMI Sulselbar: DPRD Jangan Bungkam

Di tengah pandemi Covid-19, DPR mengebut pengesahan Revisi undang-undang (RUU) No 4 Tahun 2009 tentang minerba dalam rapat paripurna, Selasa (12/5) di Senayan, Jakarta Pusat.

Pengesahan RUU Minerba ini mendapat protes dan penolakan dari sejumlah elemen masyarakat.

“Pengesahan RUU minerba ini terkesan terburu-buru,” kata Rahmat Anzari, Ketua Bidang Pengelolaan Sumber Daya (PSDA) Pengurus Badan Koordinasi (Badko) HMI Sulawesi Selatan dan Barat, Kamis (14/5/2020).

Rahmat Anzari, mempertanyakan urgensi pengesahan Perubahan Undang-undang No 4 Tahun 2009 di tengah pandemi covid-19.

“RUU Minerba dari dulu mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat menolaknya,” ujarnya.

Seharusnya mereka tak mengambil keuntungan ditengah pandemi ini. Disaat rakyat berjuang mati-matian melawan Corona, mereka justru memanfaatkan kesempatan yang selama ini tertunda akibat penolakan dari semua elemen mahasiswa.

Menurut dia, pengesahan RUU Minerba ini semestinya ditanggapi dan diprotes DPRD tapi semua bungkam.

“Kami sudah menghubungi Ketua DPRD Sulsel untuk menanggapi pengesahan RUU Minerba. Namun sampai detik ini tak ada respon,” katanya.

Pihaknya mencurigai ada kongkalikong antara pihak provinsi dengan pusat.

“Padahal pengesahan RUU Minerba tersebut sangat erat kaitannya dengan daerah,” terangnya.

Menurut Rahmat, pengeshan RUU Minerba bertentangan dengan semangat otonomi daerah karena semua perizinan ditarik ke pusat.

“Jangan tunggu ada riak baru DPRD Sulsel berkomentar,” ujarnya.

Laporan : muh.ichwanul abdillah

 

Berlangganan Berita Terbaru Sultrademo.co!

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

error: Konten Terproteksi !!