DPRD dan DLH Konut Segera Tindak PT. SBP

  • Whatsapp
Anggota DPRD Konut, Sudiro saat menerima massa aksi

Laporan: Supriyadin Tungga

Konawe Utara,Sultrademo.co- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) dan Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara ditantang oleh masyarakat Desa Puusuli untuk menghentikan aktivitas pertambangan PT. Sumber Bumi Putra (SBP) yang diduga melakukan penyerobotan lahan warga Puusuli.

Bacaan Lainnya

Tantangan itu disampaikan secara terbuka melalui aksi unjuk rasa warga Desa Puusuli di Kantor DPRD dan DLH Konut.

Menanggapi tuntutan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aidin berjanji akan membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi terhadap aktivitas PT.SBP.

“Dalam waktu satu minggu ini kita akan bentuk tim khusus yang tergabung dari masing-masing bidang seperti bidang pengawasan, bidang pencemaran dan bidang LP3,” jelasnya pada masa aksi. Selasa,03/08/2021

Aidin juga menegaskan bahwa segala bentuk aktivitas yang dapat berdampak kepada masyarakat dan lingkungan, itu merupakan bagian dan tugas pokok dari Dinas Lingkungan Hidup. Untuk itu pihaknya meminta agar semua bidang dapat menuntaskan persolan itu.

Sebelumnya, dia juga mendukung masuknya investor di Konawe utara, selagi bertujuan mensejahterakan masyarkat dan tidak memberikan dampak lingkungan yang buruk serta merusak lingkungan.

Dihadapan massa aksi, Aidin juga menegaskan bahwa investigasi yang akan dilakukan tim tersebut tidak hanya terpokuskan pada PT.SBP saja akan tetapi pada seluruh pelaku usaha yang keluar dari rel perundang-undagan.

Ditempat berbeda, Anggota DPRD Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sudiro mengatakan bahwa pihaknya akan menampung semua aspirasi yg disampaikan oleh masyarakat Puusuli, dan diteruskan kepada komisi yang bersangkutan yaitu Komisi A.

“Berhubung hari ini komisi A yang membidangi persoalan tersebut tidak berada ditempat, maka izinkan saya mewakili untuk menampung semua aspirasi dan saya akan teruskan kepada yang bersangkutan juga akan kami sampaikan pada ketua,” kata Sudiro

Terakhir Sudiro berharap pada masyarkat Puusuli agar memberikan waktu pada pihak DPRD untuk melakukan pengkajian dalam waktu dekat.

“Pihak DPRD akan melakukan pengkajian dan penindakan sesuai tuntutan warga,”akunya.

Pos terkait