Kendari, Sultrademo.co — Festival Perang Kuliner atau Kendari Food Festival (KFF) 2025 resmi dibuka di Lapangan Tugu Eks MTQ Kota Kendari, Selasa (8/7/2025). Kegiatan tahunan yang sempat vakum ini kembali hadir lewat kolaborasi antara Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari.
Mengusung tema Perang Kuliner, KFF 2025 menghadirkan lebih dari 40 tenant kuliner UMKM dengan sajian lebih dari 300 jenis makanan, jajanan, hingga minuman kekinian. Festival ini berlangsung hingga Sabtu, 12 Juli 2025, dengan operasional setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WITA.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra melalui Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Samsinar SP, M.Si, secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan dukungan penuh terhadap festival ini sebagai ajang promosi kuliner lokal sekaligus penguatan sektor ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kota dalam mengembangkan sektor kuliner sebagai kekuatan wisata dan ekonomi daerah,” ujarnya.
Senada, Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari, Ernawati, menyebutkan bahwa KFF merupakan ruang strategis bagi pelaku UMKM untuk naik kelas.
“Festival ini menjadi wadah penguatan identitas Kota Kendari sebagai kota kreatif berbasis budaya dan ekonomi lokal,” katanya.
Ketua Panitia, Ahmad Jhon atau akrab disapa Om Jhon, mengatakan bahwa festival ini merupakan simbol kebangkitan sektor ekonomi kreatif pasca-vakum. Selain menjadi ajang hiburan, KFF juga diharapkan mendorong geliat UMKM dan memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada masyarakat luas.
Beragam acara telah disiapkan setiap harinya. Hari pembukaan diramaikan dengan parade tenant dan pertunjukan musik. Pada Rabu (9/7), festival menghadirkan agenda caswolk atau cagor walk. Esok harinya, Kamis (10/7), giliran komunitas Sinisanoi mengusung tema “Kelaparan”, disusul penampilan stand up comedy dan hiburan dari komunitas Big Boss.
Adapun Jumat (11/7) diisi dengan lomba mewarnai, fashion show, dan lourel performance. Festival akan ditutup pada Sabtu (12/7) dengan penyerahan hadiah dan konser penutup yang menghadirkan penyanyi Meisagina, finalis Indonesia Idol.
Penyelenggara berharap, KFF 2025 mampu menjadi tonggak konsolidasi UMKM dan komunitas kreatif di Kendari. Festival ini juga diharapkan dapat terus hadir tiap tahun sebagai agenda unggulan kota.
“Ini bukti bahwa Kendari siap menjadi kota destinasi kuliner,” ujar Om Jhon optimistis.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






