Kendari, Sultrademo.co — Di tengah tekanan isu global, nasional, dan perubahan iklim yang berpotensi mengganggu pasokan pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari memastikan langkah cepat untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Salah satunya dengan kembali menggencarkan program gerakan pangan murah dan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya mendukung program strategis nasional (PSN) di sektor pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Pangan harus mudah diakses masyarakat. Itu yang menjadi fokus utama kami, apalagi ini juga bagian dari program nasional,” ujarnya, Senin, (30/03/2026).
Ia menjelaskan, selama ini pihaknya telah melaksanakan gerakan pangan murah sebanyak 35 kali yang tersebar di 65 kelurahan di Kota Kendari. Program tersebut dinilai efektif membantu masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Menurut Abdul Rauf, pemerintah juga terus mengantisipasi potensi gejolak pangan akibat dinamika global dan kondisi iklim. Dalam waktu dekat, Dinas Ketahanan Pangan akan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat miskin guna menjaga daya beli sekaligus stabilitas harga.
“Penyaluran bantuan pangan ini kita siapkan untuk membantu masyarakat yang tergolong miskin agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pangannya,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga merespons permintaan sejumlah kelurahan yang kembali mengajukan pelaksanaan gerakan pangan murah pasca libur Lebaran. Koordinasi pun telah dilakukan dengan Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan pasokan.
Adapun komoditas utama yang akan disediakan dalam program tersebut meliputi beras SPHP, minyak goreng, dan bahan pangan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
“Gerakan pangan murah ini menjadi salah satu sarana penting agar masyarakat tetap bisa mengakses pangan dengan harga terjangkau,” pungkasnya.
 






