Gerakan Pangan Murah Kendari Diserbu Warga Jelang Idul Adha

Ketgam : Wali kota dan Wawali meninjau lapak yang berada di area pasar pangan murah

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah dan Bazar Kuliner Olahan Pangan Lokal untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan bertema “Ayo Belanja Hemat, Pangan Murah Hadir Untuk Masyarakat” itu resmi dibuka Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Rabu (20/5/2026), di halaman parkir Balai Kota Kendari.

Giat ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, distributor pangan, pelaku UMKM, ASN, dan masyarakat umum.

Bacaan Lainnya
 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan Gerakan Pangan Murah diikuti 25 distributor pangan dan 20 pelaku UMKM olahan pangan lokal yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

“Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 25 Mei 2026,” ujarnya.

Sejak hari pertama pelaksanaan, kegiatan tersebut langsung diserbu warga dan ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari yang memanfaatkan harga bahan pokok lebih murah dibanding harga pasar.

Pemerintah Kota Kendari berharap kegiatan ini dapat menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Idul Adha.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyebut kondisi harga dan pasokan pangan di Kota Kendari masih aman dan terkendali. Tingkat inflasi Kota Kendari tercatat sebesar 2,83 persen, lebih rendah dibanding inflasi Sulawesi Tenggara sebesar 2,98 persen.

“Kita tidak ingin terjadi deflasi yang justru menurunkan daya beli masyarakat. Pemerintah hadir menjaga keseimbangan harga agar tetap stabil dan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pangan,” katanya.

Ia menegaskan pemerintah daerah terus berupaya memperkuat sektor pertanian lokal guna mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.

Siska juga menyinggung keberhasilan petani di kawasan persawahan Amohalo, Kecamatan Baruga, yang sempat terdampak banjir namun mampu bangkit dengan hasil panen sekitar 5,5 ton dari lahan terdampak seluas kurang lebih 100 hektare.

Selain itu, pemerintah terus melakukan pengawasan harga melalui operasi pasar dan koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari raya. Beberapa komoditas seperti bawang merah, telur, wortel, dan minyak goreng dilaporkan mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar.

“Kalau nanti ada harga yang benar-benar memberatkan masyarakat, pemerintah siap hadir melalui subsidi. Tetapi sampai hari ini masih aman dan terjangkau,” tegasnya.

Wali Kota Kendari juga mengajak ASN dan masyarakat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Saya juga akan berbelanja di sini. Mari kita ramaikan dan manfaatkan gerakan pangan murah ini karena harganya benar-benar lebih murah,” ajaknya.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait