Gubernur Sultra Buka Penyuluhan Pencegahan Covid-19 di Sekolah

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Upaya memutus mata rantai Corona virus desease 2019 ( Covid-19) dan implementasi tatanan kehidupan baru atau New normal, Gubernur Sulawesi tenggara ( Sultra) H. Ali Mazi Resmi Buka Penyuluhan Pencegahan Covid-19 di Sekolah. Kegiatan tersebut diinsiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra.

“Karena selain kegiatan ini sangat penting, juga kegiatan penyuluhan ini sangat besar tujuannya terutama dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya dilingkungan Sekolah,” singkat Ali Mazi dalam sambutannya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra , Drs Asrun Lio Mhum PhD menjelaskan, kegiatan ini merupakan pembukaan penyuluhan untuk percepatan dan pencegahan Covid-19 dengan area wilayah pendidikan.

“Dalam kegiatan ini, didalamnya termaksud edukasi terhadap masyarakat, sehingga hari ini mulai dilaunching ,” ujar Asrun Lio kepada awak media di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (8/6/2020)

Meskipun saat ini sekolah masih dalam keadaan libur sampai dengan pertengahan bulan Juli, ketika ada kepastian Proses Belajar Mengajar (PBM) bisa dilakukan di Sekolah sarana inipun sudah siap.

“Karena saat ini merupakan masa transisi maka kami menyiapkan sarana dan persiapkan sarana dan prasarana penunjang PBM pada masa New Normal,” ujarnya.

Asrun Lio menjelaskan, sarana yang dipersiapkan adalah, Masker dan tempat cuci tangan sebelum dan sesudah siswa serta guru sesudah melakukan Proses Belajar Mengajar (PBM).

“penyebaran Covid-19 berasal dari percikan-percikan air liur saat berbicara atau bersin. Sehingga, dengan adanya pemakaian masker diri kita akan terlindungi dan orang lain pun akan terlindungi,”terangnya.

Sehingga, tambah dia, untuk menjawab adanya tatanan kehidupan baru ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi harus menjamin semua sekolah dalam keadaan steril sebelum melakukan Proses Belajar Mengajar.

“Setiap Sekolah selalu dilakukan pembersihan dan penyemprotan dengan Disenfektan dan menyiapkan sarana tempat cuci tangan serta untuk Guru dan Siswa selalu menggunakan masker sehingga penyebaran Covid-19 melalui Sekolah bisa dikendalikan,” tutupnya.

Laporan : ilfa
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait