Jelang Ramadhan, Ditresnarkoba Polda Sultra Ungkap Kasus Narkotika 1,84 Gram

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Subdit 2 Ditresnarkoba Kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dengan Berat Bruto (BB) 1,84 Gram. Pada hari rabu tangal 22 April 2020, pukul 11.00 WITA.

Kabid Humas Polda Sultra La Ode Proyek mengatakan tersangka laki-laki Asriadi alias Citos (35) berhasil diamankan di Jalan Abadi, Kelurahan Kolakasi kecamatan Latambaga kabupaten Kolaka.

Bacaan Lainnya

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 Paket Narkotika Jebis Shabu dengan Berat Bruto (BB) 1,84 Gram” Ungkap La Ode Proyek dalam rilis, Kamis pukul 05.37 WITA (23/4/2020).

Selain barang bukti narkoba lanjut Laode Proyek ada 1 Unit Handephone (HP) Nokia warna Hitam, 2 timbangan digital warna Hitam, 1 kemasan bekas Rokok Sampoerna, 1 Helm KYT warna Biru, 2 Alat isap atau bong, 1 Korek Gas, 88 sachet bening , 1Pirex kaca dan 3 buah pipet.

Laode Proyek menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran dan penyalahgunaan Narkotika jenis shabu, di Kabupaten Kolaka pihaknya kemduian segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti.

“Kemudian, Tim melakukan lidik di Kab. Kolaka. dari hasil lidik, tim berhasil melakukan penangkapan terhadap laki Asriadi Alias Citos dan melakukan penggeledah di rumah lelaki Asriadi Alias Citos yang disaksikan oleh Kepala Kelurahan dan Kepala lingkungan setempat” bebernya.

Dari hasil penggeledahan tim berhasil menemukan 2 paket narkotika jenis shabu dan beberapa barang bukti yang ada kaitannya dengan kasus tersebut.

“Tim kemudian melakukan introgasi terhadap lelaki Asriadi alias Citos, dari hasil introgasi lelaki tersebut mengaku memperoleh narkotika jenis shabu dari seorang lelaki bernama Supardi. Selanjutnya Tim melakukan pengembangan namun tidak berhasil sehingga membawa tersangka dan barang bukti di Mako Ditresnarkoba untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut” Ungkap La Ode Proyek.

La Ode Proyek menyampaikan bahwa tersangka merupakan seorang kurir yang mengedarkan narkotika jenis Sabu dengan cara menempel dan menjual langsung kepada konsumen.

“Atas perbuatan tersangka dikenai Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) UU. RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika” tutup La Ode Proyek.

Pos terkait