Konawe, Sultrademo.co — Pemerintah Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, secara resmi menerima kehadiran 121 mahasiswa Universitas Mandala Waluya Kendari yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik dan Praktik Kerja Komunitas (KKN-T & PKK), Senin (21/4/2025). Prosesi penerimaan digelar di Balai Desa Lalimbue.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kapoiala M. Sobri Rustam, S.ST, Wakil Rektor I Universitas Mandala Waluya Lodes Hadju, SKM, M.Kes, Ph.D., Kepala UPTD Puskesmas, Ketua APDESI Kecamatan Kapoiala, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, serta para lurah dan kepala desa dari wilayah setempat.
Sebanyak 121 mahasiswa akan disebar di delapan desa dan kelurahan, yakni Kelurahan Kapoiala, Desa Lalimbue, Tombawatu, Pereoa, Lamendora, Labotoi, Labotoi Jaya, dan Sambara Asi. Selama 30 hari ke depan, mereka akan menjalankan program pengabdian yang berfokus pada isu-isu kesehatan masyarakat.
Camat Kapoiala, M. Sobri Rustam, menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan menaruh harapan besar terhadap kontribusi mereka selama menjalani KKN. Ia menekankan pentingnya penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama poin ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat.
“Ilmu dan pengalaman yang mereka miliki di bangku kuliah diharapkan dapat diterapkan langsung di lapangan. Setelah program selesai, kami juga menantikan laporan dan rekomendasi, khususnya di bidang kesehatan, yang bisa menjadi dasar peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sobri.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tetap menghormati nilai-nilai kearifan lokal di lokasi tempat mereka mengabdi, menjaga etika, serta menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat.
Program KKN-T & PKK Universitas Mandala Waluya di Kecamatan Kapoiala mencakup kegiatan seperti penanggulangan penyalahgunaan narkotika, pengolahan obat herbal berbasis tanaman lokal, serta edukasi pencegahan stunting.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa.
Laporan: Muhammad Sulhijah










