Kendari Perkuat Infrastruktur Kesehatan, RSU Kota Catat 707 Ribu Kunjungan Rawat Jalan pada 2025

Ketgam : Wali Kota Kendari dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska-Sudirman

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kota Kendari terus memperkuat sektor kesehatan melalui peningkatan fasilitas dan layanan di sejumlah rumah sakit dan pusat layanan kesehatan. Hingga saat ini, Kendari memiliki 16 unit rumah sakit umum dan swasta, 37 klinik, 15 puskesmas, serta tiga laboratorium tes yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan Pada tahun 2025, Rumah Sakit Umum Kota Kendari mencatat jumlah pasien rawat jalan sebanyak 707.206 orang dan rawat inap sebanyak 12.400 orang.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Rumah Sakit Antero Hamra melayani 5.582 pasien rawat jalan dan 1.005 pasien rawat inap. Secara total, jumlah pasien yang dilayani di rumah sakit pemerintah mencapai 126.193 orang.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, Pemerintah Kota Kendari telah merevitalisasi sejumlah bangunan lama di RSU Kota yang dinilai sudah tidak layak pakai.

“Unit Gawat Darurat (UGD) telah direlokasi ke bagian depan rumah sakit agar lebih strategis dan memudahkan akses masyarakat, ” terang Siska dalam pemaparannya di Expo 1 Tun kepemimpinan Siska-Sudirman di Lapangan upacara balai Kota Kendari, Selasa, (03/03/2026).

Tidak hanya itu, sejumlah unit pelayanan terpadu juga telah dibangun, di antaranya gedung Cuci Darah atau Hemodialisa (HD), gedung Pengelola Darah yang memungkinkan masyarakat melakukan transfusi darah di Kendari, serta gedung Kateterisasi atau Jantung Terpadu.

Pemerintah Kota Kendari menyatakan komitmennya untuk terus memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana kesehatan di RSU Kota Kendari. Diharapkan pada tahun mendatang terdapat dukungan tambahan dari pemerintah pusat.

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan, di Sulawesi Tenggara terdapat empat kabupaten/kota yang telah ditetapkan menerima bantuan khusus pembangunan atau peningkatan fasilitas kesehatan dari pemerintah pusat. Selain Kota Kendari, daerah tersebut adalah Kabupaten Muna, Kabupaten Buton, dan Kabupaten Muna Barat.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Kendari optimistis pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan semakin optimal dan merata.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait