Kolaka Bertambah 1 Positif Covid-19, Klaster Santri Temboro Magetan

  • Whatsapp

Kolaka,Sultrademo.co – Satu lagi warga Kabupaten Kolaka berjenis kelamin Laki – Laki ( 22 tahun ) alamat Kelurahan Tahoa Kecamatan Kolaka terkonfirmasi Positif Covid-19. Warga Kolaka yang positif merupakan Klaster Santri Tamboro Magetan.

Jubir Satgas penanganan dan percepatan Covid-19 Kabupaten Kolaka, Dr. Muhammad Aris melalui siaran persnya mengatakan, warga Tahoa yang terkonfirmasi positif merupakan klaster santri Temboro Magetan. Dengan demikian, hingga Rabu (27/5/20) total terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Kolaka berjumlah 3 orang.

Bacaan Lainnya

”Berdasarkan hasil swab yang telah dilakukan beberapa hari lalu, dari 30 orang yang dites, 29 orang N6egatif dan 1 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Masih ada 18 sampel swab yang kita tunggu hasilnya,” ucap Dr. Muhammad Aris. Rabu, 27/5/2020.

Aris menjelaskan, 3 orang yang terkonfirmasi positif adalah 1 kasus lama sudah di nyatakan sembuh, 1 kasus sedang menjalani karantina di Rumah Sakit Bhayangkara, sedangkan satunya lagi akan menjalani karantina di SIKIM samping Rumah Sakit SMS Berjaya.

”Sebagaimana persiapan kita, pasien yang terkonfirmasi positif dan tanpa gejala akan kita karantina di SIKIM,” ujarnya

Di SIKIM, menuruy Aris, sudah disiapkan fasilitas kamar ber AC, Televisi dan Wifi.

Selain melakukan karantina bagi yang terkonfirmasi positif, gugus tugas juga melakukan tracing yang berkontak erat dengan pasien positif Covid-19.

”Kita sudah melakukan Tracing, di Huko–huko sebanyak 50 orang sudah kita ambil datanya, besok akan kita lakukan rapid test termasuk keluarga pasien yang berada di BLK,” ujarnya.

Untuk diketahui, hingga hari ini kasus ODP di Kabupaten Kolaka sebanyak 146 orang, selesai pemantauan 141 orang dan 5 orang masih dalam pemantauan.

Sedangkan kasus OTG 20 orang, PDP 2 orang, 1 masih dirawat dengan gejala yang lain dan hasil PCR negatif, 1 lagi telah meninggal dunia.

Menurut Jubir, rapid tes yang telah digunakan sampai hari sebanyak 4.424 pcs terdiri dari Nakes puskesmas, Rumah sakit, Dinas Kesehatan, Kelompok rentan, wartawan, pegawai yang melakukan pelayanan, petugas posko, keamanan, pedagang pasar dan lainnya

”Telah ditemukan 72 Orang Reaktif.

Telah dilakukan pengambilan sampel swab untuk PCR sebanyak 58 orang, 39 orang sudah dinyatakan negatif, 18 masih menunggu hasil dari Labkesda Makassar,” tutup Aris.

Laporan : Muh.ichwanul Abdillah

Editor : AH

  • Whatsapp

Pos terkait