Konawe, Sultrademo.co – Penjabat (Pj) Bupati Konawe Harmin Ramba menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Konawe sebagai Kota Padi melalui program hilirisasi pertanian yang berfokus pada peningkatan nilai tambah produk pertanian.
Hal ini disampaikannya dalam kegiatan temu bisnis yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat wirausaha agro dalam membangun Konawe sebagai Kota Padi Tahun 2024. Acara yang berlangsung di Hotel Arisandi pada Jumat (01/03/2024) diikuti 220 pelaku usaha di bidang pertanian.
Ia menyampaikan kegiatan tersebut merupakan langkah awal dalam membangun kerjasama yang kuat antara pemerintah dan petani.
“Pertanian merupakan salah satu sektor unggulan di Konawe. Oleh karena itu, kita harus berkomitmen untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian agar dapat memberikan dampak yang baik bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Harmin Ramba dalam sambutannya, Jumat (1/3/2024).
Kata Harmin, konsep Konawe Kota Padi telah melalui proses kajian ilmiah dan konsultasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
“Kota padi bukan hanya tentang menanam dan panen, tapi bagaimana membangun hilirisasi industri sektor pertanian termasuk pangan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya membangun kemitraan dan sinergi yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat dalam upaya memajukan ekonomi daerah.
“Kita harus fokus bagaimana Konawe dapat meningkatkan pendapatan daerah dengan berbagai potensi sumberdaya yang dimiliki termasuk sektor pertanian,” jelasnya.
Kepala Dinas PTSP Konawe, Keni Yuga Permana, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dari pelaku usaha sektor pertanian dalam mewujudkan Konawe sebagai Kota Padi.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Konawe melalui pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan,” tutupnya.








