Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari menargetkan capaian Zero Stunting melalui penguatan sinergi lintas sektor dan peningkatan cakupan layanan kesehatan dasar. Dalam rapat TPPS, Wali Kota Kendari menyampaikan kebanggaannya atas capaian cek kesehatan gratis (CKG) yang kini mencapai 62 persen—tertinggi di wilayah timur, khususnya di Sulawesi Tenggara.
Ia menargetkan cakupan CKG bisa mencapai 80–90 persen agar dapat melampaui target nasional yang berada di kisaran 36 persen. Menurutnya, masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama keberhasilan seluruh program pemerintah, termasuk penurunan stunting, pencegahan TBC, hingga program perumahan dan pemberdayaan keluarga.
“Masyarakat boleh meninggal karena itu urusan Tuhan, tetapi masyarakat tidak boleh sakit. Sakit itu 80 persen masih wewenang manusia untuk mencegahnya,” ujarnya.
Selain penguatan layanan kesehatan, pemerintah juga mendorong pemberian makanan tambahan, peningkatan ketahanan ekonomi keluarga, serta pemetaan rumah tidak layak huni dan kondisi sosial masyarakat.
Wali Kota meminta seluruh Lurah melaporkan setiap perkembangan, termasuk masyarakat yang tidak makan, sakit, atau memiliki hambatan terhadap pelayanan publik.
Ia menegaskan agar semua OPD, PKK, Posyandu, dan stakeholder bergerak dalam satu mindset dan satu fokus, yaitu penurunan stunting. Setiap hambatan di lapangan diminta langsung dilaporkan agar segera ditangani.
“Target kita zero stunting. Upaya teknis berada pada KB, Dinas Kesehatan, dan OPD terkait, tetapi keberhasilannya hanya bisa dicapai bila semua bergerak bersama,” katanya.










