Kendari, Sultrademo.co – Pj. Wali Kota Kendari didampingi Sekretaris Daerah Kota Kendari mengunjungi beberapa anak yang terkena stunting di Kelurahan Punggaloba Kecamatan Kendari Barat, Senin (8/1/2023).
Kunjungan ini juga diikuti oleh Kapolresta Kendari, Kasdim dan beberapa Kepala OPD terkait.
Pj. Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup mengatakan, melalui program pemerintah menjadi orang tua asuh bagi yang terkena stunting ini bisa menurunkan angka stunting di Kota Kendari.
“Alhamdulillah kita sudah melakukan intervensi, intervensi ini berupa pemberian makananan yang bergizi buat anak-anak, ibu hamil dan perbaikan lingkungannya,” ujarnya.
Selain itu, Pj. Wali Kota Kendari juga mengharapkan, kepada dinas terkait agar bisa melakukan pengawasan langsung terkait pengecekan terhadap penanganan anak-anak yang terkena stunting dan ibu hamil.
“Kita harapkan dinas terkait bisa melakukan pengecekan secara langsung itu seminggu sekali terkait perkembangan dari anak-anak yang terkena stunting maupun ibu hamil,” tambahnya.
Selanjutnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara ini juga, mengajak TNI dan Polri untuk terlibat menjadi bapak asuh bagi anak-anak yang terkena stunting.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahminingrum mengungkapkan, tahun 2023 total yang ditangani Pemerintah Kota Kendari sebanyak 212 yang terdiri dari 107 Ibu Hamil (Bumil) Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan 105 Baduta Stunting.
“Dari 107 Bumil KEK syukur Alhamdulillah semuanya sudah melahirkan dan bayi nya dalam keadaan normal dan untuk Baduta Stunting dari 105 itu 60 sudah normal dan 45 masih tetap di dampingi,” terangnya.
Selain itu, Kadis Kesehatan Kota Kendari juga mengungkapkan, di tahun 2024 ini Dinas Kesehatan sudah menyiapkan sebanyak 103 Baduta Stunting dan 73 Bumil KEK.
Untuk diketahui, dalam kunjungan ini, Pj. Wali Kota Kendari memberikan suplemen makanan tambahan kepada anak yang terkena stunting.
Laporan : Hani
Editor : UL
















