Pemkot Kendari Perkuat Pengawasan Program MBG, Wali Kota Siapkan Rakor Rutin Awal Agustus

Ketgam : Audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kendari, Mulyadi, di ruang kerja Wali Kota Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari akan memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui rapat koordinasi lintas sektor yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM saat menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kendari, Mulyadi, di ruang kerja Wali Kota Kendari, Senin (27/7/2026).

Bacaan Lainnya

Audiensi itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Ketua DPRD Kota Kendari, Sekretaris Daerah, Asisten I, Inspektur Kota Kendari, Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Tenggara Maharanny Puspaningrum, Satgas MBG Kota Kendari, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Mulyadi melaporkan perkembangan pelaksanaan Program MBG di Kota Kendari. Dari target 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebanyak 36 unit telah beroperasi dengan cakupan penerima manfaat mencapai sekitar 90 persen.

Menurut Mulyadi, rapat koordinasi rutin diperlukan untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program.

“Kami melaporkan progres pelaksanaan MBG yang sudah mencapai sekitar 90 persen. Selain itu, kami mengusulkan rapat koordinasi rutin bersama seluruh stakeholder untuk membahas berbagai aspek pelaksanaan program,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rapat yang direncanakan pada awal Agustus akan melibatkan seluruh pengelola SPPG, mitra, dan instansi terkait. Sejumlah isu yang akan dibahas meliputi standar laik higiene sanitasi, sertifikasi halal, rantai pasok bahan pangan, stabilitas harga, hingga pelibatan pelaku usaha dan tenaga relawan lokal dalam operasional SPPG.

Menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Kendari menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari luasnya cakupan penerima manfaat, tetapi juga kualitas pelaksanaannya.

“Saya tidak ingin hanya menerima laporan yang baik-baik saja. Kalau ada kendala di lapangan, segera sampaikan supaya bisa kita selesaikan bersama. Evaluasi menjadi bagian penting agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” kata Siska.

Wali Kota juga mengusulkan identifikasi preferensi makanan siswa agar menu yang disajikan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga sesuai dengan selera anak-anak sehingga dapat mengurangi potensi pemborosan.

“Jangan sampai makanan yang sudah dimasak dengan baik justru tidak dimakan. Kita perlu mengetahui menu yang disukai siswa agar program ini berjalan lebih efektif dan tidak menimbulkan pemborosan,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Kendari memastikan akan memfasilitasi kebutuhan lintas sektor, termasuk perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, serta mendukung pelaksanaan skrining kesehatan bagi relawan SPPG.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Kendari akan menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada awal Agustus mendatang sebagai upaya memperkuat pengawasan, menyempurnakan sistem pelaksanaan, dan memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi para pelajar.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait