Lagi, Kecelakaan Kerja di PT VDNI, Satu Karyawan Meninggal Dunia

Kondisi korban yang masih berlumuran dengan darah usai mengalami kecelakaan kerja.

Konawe, Sultrademo.co — Seorang karyawan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), meninggal dunia akibat kecelakaan kerja saat proses pengangkatan material, Senin (12/5/2025).

Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap standar keselamatan kerja di kawasan industri tersebut.

Bacaan Lainnya
 

Korban diketahui bernama Reski (30), warga Desa Puosu, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe. Ia dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa karung besar berisi material batu hijau saat bekerja di salah satu area pengangkatan perusahaan.

Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sultra, Kasman Hasbur, mengatakan kecelakaan terjadi saat operator crane mengangkat material batu hijau.

Ketika muatan telah mencapai ketinggian sekitar 20 meter, tali pengikat karung diduga putus. Karung tersebut jatuh ke bawah dan mengenai korban yang berada di titik jatuhnya muatan.

”Korban tidak menyadari karung putus dan tertimpa langsung. Saat ditemukan, darah sudah keluar dari hidungnya,” ujar Kasman saat dikonfirmasi, Selasa (13/5/2025).

Reski sempat dilarikan ke klinik perusahaan dan kemudian dirujuk ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Menurut Kasman, kejadian ini menunjukkan masih lemahnya penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan PT VDNI. Ia mendesak agar Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara segera melakukan investigasi dan membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini.

”Dalam tiga hari terakhir, kami mencatat ada satu pekerja meninggal dunia, satu kehilangan kaki, satu mengalami luka berat, dan satu luka ringan. Ini kondisi yang sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Haswandi, mengaku pihaknya telah mengetahui peristiwa kecelakaan tersebut dan saat ini tengah menurunkan tim pengawas ke lokasi.

“Iya, lagi ke sana semua pengawas,” kata Haswandi saat dikonfirmasi, Selasa (13/5/2025).

Namun ironisnya, hingga saat ini pihak Disnakertrans belum menerima laporan resmi dari perusahaan terkait jumlah keseluruhan kasus kecelakaan kerja yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di kawasan tersebut. “Belum ada laporannya ini. Belum ada yang masuk,” ujar Haswandi.

Laporan: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait