Lantik 125 PPK, Ketua KPU Konsel Tekankan Netralitas dan Independensi

  • Whatsapp
Ketgam: Prosesi Pelantikan 125 anggota PPK se Kabupaten Konsel. Sabtu 29 Februari 2020 di Hotel Wonua Monapa, Ranomeeto, Konsel

Andoolo, Sultrademo.co- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini resmi melantik 125 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Konsel. Sabtu 29/2020 di Hotel Wonua Monapa.

Pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan No. 27/PP.04.2-KPT/7405/KPUKAB/II/2020 tentang Penetapan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Ketua KPU Konsel, Aliudin, S.Ip dalam sambutannya mengingatkan, anggota PPK senantiasa menjaga netralitas dan independensi sebagai penyelenggara, kapanpun dan dimanapun berada. Tidak hanya itu, Aliudin juga menyerukan supaya PPK tidak berapiliasi dengan partai politik maupun calon bupati dan wakil bupati.

“Karena pemilukada adalah sarana kedaulatan rakyat, maka kita berharap pemimpin yang tercipta benar- benar pemimpin berkualitas, oleh karena itu untuk mewujudkan itu, paling pertama berpengaruh adalah independensi dan integritas penyelenggara,” pesannya.

Dengan terbentuknya PPK, sambung Aliudin, menjadi perpanjangan tangan Komisioner KPU Kabupaten ditingkatan kecamatan, olehnya, pihaknya berharap seluruh tahapan dilaksanakan sedetail mungkin, sejujur mungkin, dan secermat mungkin.

“Selamat bergabung sebagai penyelenggara pemilihan, kami titipkan amanat seluruh tahapan pemilihan dilaksanakan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” pintanya penuh harap.

Hal senada diungkapkan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Konsel, Hasni. Menurut dia, KPU dan Bawaslu sama-sama sebagai penyelenggara, sehingga dalam pelaksanaan Pilkada, kedua lembaga tersebut sangat berpengaruh menentukan sukses tidaknya hasil Pemilukada.

Keduanya kata dia, harus bersinergi dan membangun kerja-sama yang baik, tentu kerja sama dimaksud yakni dibawah amanat peraturan perundang-undangan.

“Tidak ada tawar-menawar jika itu orientasinya adalah pelanggaran, jangan bermain main dalam proses tahapan ini, tidak ada saudara dalam menjalankan tugas, nanti dirumah baru bersaudara, karena itu kita harus bersinergi dengan baik, melaksanakan tugas dengan baik, dibawah peraturan perundang-undangan,” tegas Hasni dihadapan 125 PPK.

Sementara itu, Wakil Bupati Konawe Selatan, Arsalim dalam sambutannya juga turut menegaskan, bahwa aspek yang paling diutamakan oleh penyelenggara adalah netralitas dan integritas, netral kata dia adalah tidak memihak ke calon siapapun. Dengan begitu, seluruh tahapan akan berjalan dengan baik tanpa ada berat seblah dan perlakuan khusus terhadap calon lain yang menyimpang aturan.

“Terakhir saya mengajak kepada kita semua untuk selalu berkomunikasi, supaya proses demokrasi ini berjalan dengan baik,” tutupnya.

Laporan : Aliyadin Koteo
Editor : Adin

  • Whatsapp

Pos terkait