Masyarakat Waturai Kembali Menyoal Kasus Judi Kepala Desa

  • Whatsapp

Unaaha, Sultrademo.co- Kasus kepala desa dan dua ASN diamankan polisi saat sedang bermain judi joker di Kantor Camat Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara pada maret lalu kembali disoal Aliansi Masyarakat Desa Waturai. Selasa (21 /7/2020).

Masa melakukan aksi di gedung Kejaksaan untuk mempertanyakan statuta hukum yang menjerat Kepala Desa (Kades) Waturai atas nama Rudi yang dinilai lamban penanganannya oleh pihak Kejaksaan Konawe.

Bacaan Lainnya

Korlap masa aksi Rian meminta kejaksaan mengusut segera kasus judi pasal 303 KUHP, serta meminta kepada pihak jaksa penuntut umum untuk memberikan hukuman maksimal Kepala Desa Waturai.

“Dan meminta bupati Konawe dan BPMD untuk segera memberhentikan kepala desa Waturai yang telah melakukan tindakan larangan bagi kepala desa seperti di tuangkan dalam UU no 6 tahun tentang desa (UU desa),”desaknya.

Dalam aksi di Kejaksaan itu masa diterima Kasi Pidsus, Bustanil N arifin S,H dan Kasi Pidum, Gideon S,H, mereka mengaku, kasus ini sedang dalam penangguhan, itu dilakukan atas dasar SK Mentri Hukum, meski begitu proses hukum ini akan tetap berjalan karena tanggal 29 Juli mendatang akan ada sidang putusan.

Sementara, pihak Pemda Konawe melalui Asisten II, Drs Taharudin mengapresiasi aspirasi masa, setelah itu, kata dia, dirinya akan segera berkoordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati.

“Insya Allah apa yang disuarakan hari ini kami akan langsung berkordinasi dengan bupati Konawe dan wakil Bupati Konawe,”singkatnya.

Laporan Jumardin.

  • Whatsapp

Pos terkait