MPW Pemuda Pancasila Minta Dirut TVRI Dicopot dari Jabatannya

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H Joko Widodo segera mencopot Iman Brotoseno dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) TVRI.

Pasalnya, Direktur Utama (Dirut) TVRI, Imam Brotoseno telah melukai hati warga Indoensia dengan mengatakan Hari Kesaktian Pancasila sudah tidak relevan lagi jika hanya dianggap sebagai cara mengenang jenderal-jenderal yang dibunuh.

Bacaan Lainnya

“Pernyataan Dirut TVRI selain menimbulkan keresahan publik juga ,telah menciderai para pejuang revolusi,”ujar Ketua MPW PP Sultra, Abdul Hasan Mbou saat ditemui di sekretariat MPW PP Sultra, Senin (1/6/ 2020)

Olehnya itu, AHM meminta kepada presiden Republik Indonesia (RI) Ir. H joko widodo untuk mencopot direktur TVRI sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Desakan pencopotan itu adalah salah satu bentuk reaksi keras Pemuda Pancasila. Apalagi dilontarkan seorang pimpinan lembaga,”ujarnya

“Seolah-olah mau membiarkan gerakan PKI,”lanjut AHM dengan nada kesal.

Mantan anggota DPRD Provinsi Sultra tiga periode itu juga mengimbau seluruh generasi bangsa Indonesia untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Kita sebagai pemuda bangsa harus tetap mengantisipasi gerakan PKI gaya baru ini, dan jelas gerakan mereka itu sudah nyata bukan lagi sembunyi-sembunyi,”tuturnya.

Menurut AHM, tidak boleh membuka ruang untuk melupakan kekejaman PKI di masa lalu.

Sementara itu, Sekum MPW PP Sultra, La Ode Jura Raja Ali menegaskan, jika tidak ada respon baik dari pemerintah dan pribadi yang bersangkutan terkait desakan pencopotan tersebut, maka pihaknya akan berkoordinasi ke MPN PP terkait langkah selanjutnya.

“Kami meminta kepada Presiden harus mencopot Dirut TVRI dan mengganti dengan sosok yang lebih baik,” tegasnya.

” Pemuda Pancasila tak akan pernah melupakan kejahatan dan kekejaman PKI di masa lalu, itu harga mati,”tutupnya.

Laporan : Ilfa
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait