Kendari, Sultrademo.co — Dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100, Muslimat NU Kota Kendari menggelar lomba Mars dan Hymne Muslimat NU, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan nilai keorganisasian dan persatuan di kalangan perempuan NU.
Dengan mengusung tema “Semangat Menyongsong Perempuan Muslimat NU dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045”, lomba tersebut diikuti oleh enam Pimpinan Anak Cabang Muslimat NU (PACMNU) dari berbagai wilayah di Kota Kendari, yakni PACMNU Kadia, Poasia, Baruga, Wuawua, Mandonga, dan Kendari Barat.
Ketua Muslimat NU Kota Kendari, Hj. Umi Hana, mengatakan bahwa lomba Mars dan Hymne tidak sekadar menjadi ajang seni, melainkan juga sarana penguatan ideologi dan karakter organisasi. Menurutnya, setiap bait dalam Mars dan Hymne Muslimat NU mengandung nilai-nilai Islam Ahlussunah Waljamaah serta semangat cinta tanah air.
“Melalui lomba ini, kami ingin meningkatkan penghayatan anggota terhadap pesan-pesan keislaman dan kebangsaan yang terkandung dalam Mars dan Hymne Muslimat NU,” ujar Umi Hana.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia menghadirkan tiga orang dewan juri, yakni Dra. Hj. Yuni Susilowati, Hj. Binti Umar, dan Ustadz Mazal Amri, M.Pd.I. Penilaian tidak hanya difokuskan pada ketepatan irama dan lirik, tetapi juga pada penghayatan dan kemampuan peserta menyampaikan pesan lagu.
Dalam kesempatan tersebut, Umi Hana juga menegaskan bahwa seluruh program Muslimat NU Kota Kendari dilandasi oleh ajaran Islam Ahlussunah Waljamaah yang sejalan dengan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain kegiatan Harlah, Muslimat NU secara rutin melaksanakan pengajian bulanan dengan berbagai sub-program, seperti Yasin dan Tahlil, pembelajaran mengaji, barasanji, serta penguatan kapasitas perempuan.
Ia menambahkan, peran perempuan sangat penting dalam membangun bangsa, terutama sebagai pendidik pertama bagi generasi penerus.
“Perempuan Muslimat NU diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan membangun generasi yang bermoral dan berintegritas,” tegasnya.
Meski demikian, Umi Hana mengakui adanya tantangan dalam pelaksanaan kegiatan organisasi, terutama dalam hal partisipasi anggota yang dipengaruhi oleh kesibukan sehari-hari. Penyesuaian jadwal kegiatan dari mingguan menjadi bulanan dinilai efektif dalam meningkatkan kehadiran dan antusiasme anggota.
Kegiatan lomba Mars dan Hymne Muslimat NU ini diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah serta memperkuat semangat kolaborasi antaranggota Muslimat NU Kota Kendari dalam menghadapi tantangan ke depan.
 






