Nekat Tanpa Masker, Walikota Kendari Sambut Mahasiswi Wuhan Asal Sultra

  • Whatsapp

Kendari.Sultrademo.co- Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari hari ini secara resmi menyambut kedatangan empat mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang melanjutkan study di Wuhan China.

Proses pemulangan WNI dari Wuhan China menggunakan pesawat Batik Air, menuju Lanud Raden Sadjad Natuna Kepulauan Riau, kemudian di observasi selama 14 hari. setelah dinyatakan sehat dan tidak terjangkit Virus Corona, dijemput dengan 3 pesawat TNI AU menuju ke Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, untuk selanjutnya diserahkan ke masing masing daerah dan keluarganya dengan biaya seluruhnya ditanggung oleh Pemerintah RI.

Bacaan Lainnya

Khusus di Sultra, empat mahasiswa tersebut yakni Yayu Indah Maharani Hidayatullah asal kota kendari, Fitri Indar Dewi asal Bombana, Klarasani Nurrahmi Safitri asal dan
Nia Daniati Rusli berasal asal Kolaka. ke empatnya sedang study di Hubei Univercity.

Saat menjemput,Walikota Kendari H.Sulkarnain Kadir nampak tak menggunakan masker, sebuah pertanda bahwa keempatnya mahasiswi tersebut pulang selamat dan negatif corona.

Dia berkata, pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan pihak keluarga begitu juga dengan pemerintah pusat. Hal ini dilakukakan sebab mahasiswi tersebut akan melanjutkan kuliah secara online.

“Tentu kita juga sudah berbicara dengan pihak terkait tentang proses regulasi selanjutnya. Nanti seperti apa kebijakan pemerintah pusat yang jelas pemerintah daerah akan terus mendukung niat mereka untuk study. Apakah nnti akan dipulangkan kembali kesana atau dengan cara lain yang jelas niat study mereka akan terus kita jaga,” terang Sulkarnain.

Sulkarnain juga mengatakan tidak akan ada lagi pemeriksaan secara intensif terhadap 4 mahasiswa tersebut, tetapi pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap mereka.

“Mungkin dalam kondisi yang lain tapi kita ingin mereka tetap sehat dan kita berharap seluruh masyarakat dari 3 kabupaten/kota ini yakni kota Kendari,Bombana,dan Kolaka bisa menerima mereka tanpa ada keraguan,” jelasnya.

Sebagai bukti bahwa ke empat mahasiswa tersebut sudah benar steril, Pemkot Kendari menjemput tanpa menggunakan masker

“Kamipun menjemput mereka tidak menggunakan masker. Hal ini kami lakukan untuk menunjukan bahwa benar clear tidak ada lagi yang harus dikhawatirkan karena semua proses sudah dilewati,” katanya meyakinkan.

Sejak ke empat mahasiswa tersebut di lepas dari wuhan, mereka dinyatakan sudah steril, hanya saja prosedur dan standa WHO dari pemerintah pusat harus dilaksanakan yakni 14 hari sebelum pemulangan harus dikarantina dan itu sudah dilakukan.

“Insya allah kita terima kembali anak-anak kita ini sebagai bagian dari keluarga kita, mudah mudahan mereka bisa beraktifitas secara normal dan melanjutkan semangatnya untuk belajar dan seterusnya,” tutupnya.

Laporan : Hani
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait