PDAM Kendari Sediakan Layanan Air Bersih 24 Jam Bagi Korban Banjir

Ketgam : Salah kendaraan yang bakal mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang terdampak banjir

Kendari Sultrademo.co – Pasca terjadinya bencana banjir di Kota Kendari, PDAM Kota Kendari menyediakan layanan gratis pada warga korban banjir.

Plt Direktur PDAM Kota Kendari, Muhammad Saiful menjelaskan, berdasarkan status tanggap darurat yang ditetapkan di Kota Kendari pasca bencana, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa menyediakan layanan 24 jam pada warga korban banjir yang membutuhkan air bersih.

Bacaan Lainnya
 
 
 

“Kami mempermudah birokrasi, kalau butuh air untuk korban banjir melapor saja. Saya sudah perintahkan anggota di WTP Punggolaka buka kran 24 jam selama situasi tanggap darurat ini,” ungkapnya, Minggu (10/3/2024).

Untuk proses distribusi, Staf Ahli Wali Kota Kendari ini, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk proses distribusi salah satunya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Ini dilakukan karena PDAM tidak memiliki kendaraan untuk mendistribusikan air kepada korban banjir yang membutuhkan air bersih,” ujarnya.

“Layanan air ini, sama yang mereka lakukan saat bencana kekeringan tahun 2023, namun saat itu mereka berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk proses distribusi, ” tambahnya.

Kata Saiful, untuk melayani kebutuhan air warga Jalan Segar Kelurahan Pondambea, sebagai warga dia menyewa dua unit mobil pengangkut air kapasitas 1200 liter dan mendistribusikan sebanyak 17 ret air pada warga.

Berdasarkan catatan PDAM sejak tanggal 8-9 Maret, distribusi air melalui mobil tangki PUPR, BPBD, dan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggara telah dilakukan sebanyak 8 ret untuk jalan Lasolo, 3 ret untuk warga Kampung Salo. Dimana setiap ret mengangkut air sebanyak 4 M³.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait