KONAWE UTARA, – Memasuki hari kedua puasa, Pemerintah Daerah (Pemda) Konut memulai pembangunan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Abu Darda yang di tandai dengan peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti di Desa Lamondowo, tepatnya dibelakang BTN Graha Asera Permai. Andowia, 14 April 2021.
Turut hadir menyaksika kegiatan peletakan batu pertama itu, Sekda Konut, Kapolres Konawe Utara, Kepala Bank Sultra bersama Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah dan juga masyarakat sekitar.
Penjabat Sekretaris Daerah mewakili Pemerintah Kabupaten Konawe Utara H.M. Kazim Pagala mengatakan pembangunan itu upaya menerjemahkan misi Pemerintah Konawe Utara pada poin ke-enam yakni pengembangan nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan yang juga dikuatkan dengan beberapakali kompetisi keagamaan baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi yang membawa nama harum Konawe Utara.
“Pembangunan hal semacam ini harus dan wajib kita lakukan demi kemaslahatan umat khususnya masyarakat Konawe Utara, serta menjadikan saudara-saudari kita, anak-anak kita para penerus bangsa lebih religius dan memiliki nilai-nilai moral keagamaan yang tinggi, Imam-imam mesjid kita sudah memiliki usia yang lebih lanjut sudah seharusnya anak-anak kita mulai dididik dan dilatih untuk meneruskan menjadi imam di mesjid dan memiliki ilmu agama yang baik,” tuturnya.
Di tempat itu, H.M.Kazim Pagala juga menyampaikan bahwa sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam proses pembangunan pesantren tersebut, Bupati Konawe Utara secara pribadi memberikan bantuan sebesar Rp.10.000.000 serta memberikan bantuan pembangunan pondok pesantren sebanyak 50 sak semen.
“Dimana pembangunan pondok pesantren ini harus berkelanjutan hingga tuntas mulai dari legalitas kepemilikan lahan hingga seluruh keperluan pondok agar terus dikoordinasikan kepada Pemerintah Daerah Konawe Utara,” tegasnya.






