Pemkot Kecewa, BST Kota Kendari Hanya Disetujui Sebagian

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Wali Kota Sulkarnain Kadir menyatakan dari total 21.000 KK yang diajukan Pemerintah Kota Kendari untuk warga yang mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST), hanya 10.515 KK BST yang disetujui oleh Kementerian Sosial.

Bantuan Sosial Tunai tersebut akan disalurkan bagi 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan nilai bantuan Rp 600 ribu per KPM per bulan selama tiga bulan dan dimulai April hingga Juni 2020. Proses penyaluran BST kepada sejumlah KPM di beberapa wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilakukan oleh PT Pos Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Tahap verifikasi dan validasi telah selesai dilaksanakan dan data calon penerima sudah difinalisasi Kementerian Sosial”, ucap Sulkarnain saat live di MNC trijaya Network, Sabtu (02/04/2020).

Sulkarnain kecewa tak semua KPM yang disusulkan disetujui pemerintah pusat.

“Ini kan berarti hanya setengah masyarakat Kota Kendari yang membutuhkan yang akan dibantu. Banyak masyarakat yang kehilangan mata pencaharian, banyak masyarakat yang kehilangan dengan kita mengimbau di rumah saja,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada daerah. Karena dampak dari upaya Pemerintah Kota Kendari membatasi aktivitas masyarakat salah satunya adalah dampak ekonomi.

“Kita berharap diberi kewenangan oleh pemerintah pusat” harapnya.

Untuk diketahui, BST adalah bantuan berupa uang yang diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu, dan atau kelompok rentan yang terkena dampak Covid-19, yang belum menerima bansos reguler, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.

Pos terkait