Pemkot Kendari Atur Sistem Kerja ASN selama Masa Covid-19

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Melalui rapat bersama yang digelar bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir telah mengatur regulasi sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah Covid-19.

Sejumlah ketentuan kerja diatur dalam surat edaran Wali Kota yang dibacakan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Nahwa Umar.

Bacaan Lainnya

Surat edaran tersebut berisi kewajiban menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan di masing-masing OPD. Sedang untuk jam kerja dimulai pukul 08.00 Wita -15.00 Wita. Selain itu ASN wajib gunakan gelang pengendali yang ketentuannya akan diatur lebih lanjut.

“Ketentuan ini diwajibkan untuk pejabat eselon II, dan fungsi khusus yang terdiri dari Admin, operator, dan bendahara akan tetap bekerja di kantor. Jika ingin bekerja di rumah harus ada usulan sebelumnya. Sedang untuk ASN yang berusia 50 tahun keatas, wanita hamil resiko tinggi, memiliki penyakit degenerative kami wajibkan bekerja dari rumah,” jelas Nahwa. Selasa,02/06/2020.

Sementara itu Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan penyesuaian ini tidak bisa ditawar sebab wabah Covid-19 belum diketahui kapan akan berakhir. Dia berharap seluruh OPD lingkup Pemkot Kendari tetap memegang prinsip keselamatan dalam bekerja selama masa pandemi.

“Yang harus dijaga yang utama itu keselamatan. Baik itu keselamatan diri kita maupun keselamatan warga masyarakat. Saya berharap seluruh OPD tetap menerapkan protokol kesehatan dengan wajib menggunakan masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas,” tutur Wali Kota.

Lanjut Wali Kota, dimasa sekarang ini masyarakat memiliki ruang untuk berkreasi sebab hal seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. Kita, lanjut Sulkarnain dituntut untuk berfikir, menganalisa dan mengerahkan kemampuan untuk memetakan persoalan dan menemukan solusinya.

“Untuk meminimalisir proses penularan, kita wajib menyediakan sarananya. Tidak perlu mewah atau mahal yang penting fungsinya juga harus tertata sedemikian rupa agar terlihat rapi dan tertib. Kita juga jangan lupa untuk saling mengingatkan, dan melakukan koordinasi sebab nantinya semua akan jadi tanggung jawab kita di Pemkot Kendari,” imbuhnya.

Laporan : Hani
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait