Pemkot Kendari Gelar Rakor Untuk Identifikasi Potensi Masalah Sebelum dan Sesudah Pemilu

Ketgam : Sekda Kendari memimpin rakor di aula Samaturu

Kendari, Sultrademo.co – Sekretaris Daerah Kota Kendari membuka Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Kendari tentang kesiapan dan potensi masalah pelaksanaan pemilu 2024 pra dan pasca hari H di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Senin (12/2/2024).

Rakor tersebut diikuti sebanyak 115 orang peserta yang terdiri dari, Forkopimda, Bawaslu, KPU, para Kepala OPD, Camat dan lurah se Kota Kendari.

Bacaan Lainnya

Mewakili Pj Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari, Ridwansyah Taridala menyampaikan, menyukseskan pemilu tahun 2024 ini merupakan tanggung jawab bersama, tak hanya penyelenggara saja.

“Ini menjadi kewajiban kita sebagai aparatur untuk mengajak keluarga, komunitas, kerabat dan memberi pemahaman kepada anak-anak kita yang masuk kategori pemilih pemula untuk datang ke TPS untuk menyalurkan aspirasinya,” ujarnya.

Selain itu, mantan Kepala Bappeda Kota Kendari ini juga mengatakan, salah satu indikator kinerja dan indikator keberhasilan penyelenggaraan pemilu adalah tingkat partisipasi masyarakat.

“Mudah-mudahan melalui forum ini ada kesatuan irama dan langkah teman-teman yang secara teknis membantu menyelenggarakan, mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan ritme yang sudah di tentukan sesuai regulasi yang ada,” tambahnya.

Selanjutnya, Sekda Kota Kendari mengarahkan, seluruh pimpinan wilayah camat dan lurah untuk berkoordinasi bersama Babinsa, Banbinkantibmas, KPU, Bawaslu hingga tingkat KPPS.

Sementara itu, Ketua Panitia Awaludin mengungkapkan, tujuan terselenggaranya Rakor ini untuk mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin akan timbul pada sebelum dan sesudah Pemilu 2024.

“Ini untuk membantu menyusun strategi mitigasi resiko dan rencana darurat untuk menangani setiap masalah yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait