Pencairan Gaji 13 Simpang Siur, Pemkot Kendari Minta ASN Bersabar

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Hingga kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari masih menunggu petunjuk dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia terkait pencairan gaji ke-13 untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN). Sepertinya ASN harus sedikit bersabar karena kabar pencairan dana tersebut belum jelas adanya.

Terkait itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima juknis tentang pembayaran gaji 13 tersebut.

Bacaan Lainnya

“Untuk ASN kami harapkan bersabar. Karena ini bagian daripada sistem makanya kita harus patuhi apa yang diputuskan pemerintah pusat,” pinta Sulkarnain.

Tambahnya, jika regulasi pusat berikan perintah untuk dibayarkan, maka Pemkot siap untuk memberikannya. “Gaji 13 ini kan sangat dinanti-nantikan oleh ASN sama halnya THR,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari, Fauziah A. Rahman mengatakan, pembayaran gaji ke – 13 dibayarkan di bulan Juli bertepatan tahun ajaran baru masuk sekolah. Hal ini mengacu pada pembayaran pada tahun-tahun sebelumnya.

“Pada prinsipnya kami siap melaksanakan aturan yang diberikan langsung dari pusat. Namun, Di tengah kondisi saat ini kami belum bisa pastikan. Yang jelasnya kami masih menunggu petunjuk dan regulasi dari pusat yang mengatur tentang ini. Hingga saat ini kami juga belum mendapatkan informasi kapan akan dibayarkan. Kalau nantinya harus dibayarkan pasti kami akan bayarkan,” jelas Fauziah. (Jumat,29/05/2020).

Menurutnya, besaran gaji ke 13 yang akan dibayarkan mengacu pada penghasilan 2 bulan sebelum pembayaran gaji 13 atau gaji bulan Mei. Adapun besarannya, pihaknya memperkirakan akan mencapai angka Rp.27 miliar yang akan dibayarkan pada 6.031 ASN dengan rincian Eselon III 167 orang, Eselon IV 865 orang dan staf 4.999 orang.

“Komponennya terdiri dari gaji pokok, tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum. Tapi pastinya akan dibayarkan nanti setelah aturannya keluar,” tutupnya.

Laoran : Hani
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait