Pendaftaran Calon Ketua DPD Golkar Sultra Periode 2020-2025 Resmi Dibuka

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar musyawarah daerah (Musda) ke X. Salah satu agenda penting Musda tersebut adalah pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

DPD Golkar Sultra resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD masa bhakti 2020-2025. Pendaftaran bakal calon dibuka selama lima hari mulai tanggal 29 Februari hingga 4 Maret 2020.

Bacaan Lainnya

Tim Penjaringan Bakal Calon, Abdul Syahir mengatakan berdasarkan kesepakan bersama staring komite disepakati 13 syarat pendaftaran bagi bakal calon Ketua DPD Golkar.

“Tanggal 29 Februari dimulai pengambilan berkas dan pengebaliannya sampai tanggal 4 Maret 2020. Saat pengembalian berkas sekaligus dilakukan verifikasi langsung kepada berkas bakal calon,” ujarnya, Sabtu (29/2/2020).

Abdul Syahir menjelaskan, pengambilan formulir dapat diwakili tetapi harus melampirkan surat mandat atau surat kuasa kepada tim yang mewakili. Apabila tidak melampirkan surat kuasa yang ditandatangani maka akan ditolak oleh staring komite.

“Pengambilan formulir boleh diwakili, tetapi pengembalian kami sangat mengharapkan calon sendiri itu datang karena akan terjadi diaolg. Jangan sampai dokumen yang mereka masukan nanti pada saat kita umumkan tidak lolos. Kami ingin calon sendiri yang datang supaya tidak terjadi misskomunikasi antara calon dengan timnoenjaringan, karena kami akan jelaskan terkait syarat pendaftaran,” jelasnya.

Ia menjelaskan, bakal calon yang lolos akan diumumkan saat Musda. Sementara syarat penting bagi bakal calon yaitu melampirkan surat pernyataan pernah menjadi pengurus Partai Golkar tingkat provinsi atau sekurang-kurangnya pernah menjadi pengurus Golkar tingkat kabupaten/kota dan/atau pernah menjadi pengurus provinsi organisasi pendiri dan yang didirikan selama satu periode penuh.

Syarat lain, kata dia, yakni berpendidikan minimal strata satu, surat surat pernyataan aktif terus-menerus menjadi anggota Partai Golkar sekurang-kurangnya lima tahun dan tidak pernah anggota partai lain, surat pernyataan pernah ikut pelatihan dan pendidikan kader dan dinyatakan lulus, surat pernyataan punya prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela (PDLT), surat pernyataan memiliki kapasitas dan akseptabilitas, surat pernyataan tidak pernah terlibat G30S/PKI.

“Surat pernyataan bersedia meluangkan waktu dan sanggup bekerja sama secara kolektif dalam Partai Golkar, menyerahkan map warna kuning, membuat dan menyerahkan visi misi yang berisi pokok-pokok pikiran dalam membangun Partai Golkar ke depan, mengisi formulir pendaftaran dan surat pernyataan yang disediakan oleh panitia penjaringan, menyerahkan pas foto berwarna kuning 4 x 6 sebanyak empat lembar, dan penyetoran berkas bakal calon tersebut diserahkan dalam bentuk softcopy dan hardcopy,” jelas Abdul Syahir.

Di tempat yang sama, Dewiyanti Tamburaka menambahkan bakal calon ketua DPD yang mendaftar harus memehami arah dan kebijakan Partai Golkar. Selain itu yang mendaftar harus benar-benar kader. Semua persayaratan pendaftaran sesuai dengan juklak dan AD/ART Partai Golkar.

“Kami harapkan kerja sama antara bakal calon yang ingin mendaftar karena kami adalah satu rumah, kami sesama Partai Golkar ngga mungkin kalau bukan Golkar datang mendaftar, iya kan seperti itu yang jelas pastinya syarat utama yaitu adalah merasa dia adalah satu rumah dengan kami, rumahnya Partai Golkar kalau dia beda rumah janganlah datang mendaftar,” tutupnya.

Ilfa

Pos terkait