Pendataan Bantuan Diduga Dipolitisi, Puluhan Warga Seruduk Kantor Kecamatan Togo Binongko

  • Whatsapp

Wakatobi, Sultrademo.co – Pendataan penerima bantuan di Kelurahan Sowa, Kecamatan Togo Binongko diduga ditunggangi kepentingan politik.

Hal itu disinyalir ketika beberapa Anggota Partai Politik kedapatan turun kemasyarakat untuk mengumpulkan Kartu Keluarga dengan iming-iming akan didaftarkan sebagai penerima bantuan Covid 19.

Bacaan Lainnya

Beberapa oknum partai tersebut mengatasnamakan Camat Togo Binongko sebagai pesuruh mengumpulkan Kartu Keluarga dengan jaminan pasti mendapat bantuan.

Menanggapi itu, reaksi geram pun sontak dialami masyarakat Kelurahan Sowa dengan langsung berbondong- bondong mendatangi Kantor Kecamatan Togo Binongko untuk mempertanyakan mekanisme pendataan penerima bantuan Covid 19 yang disinyalir dilakukan oknum partai politik.

Perwakilan Masyarakat Sowa, Husman Tiro, berpendapat, seharusnya yang melakukan pendataan bantuan ini dilakukan oleh Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan, bukan Pengurus Partai, tapi fakta dilapangan justru pengurus partai yang turun mengumpulkan kartu keluarga masyarakat dan menjanjikan akan menerima bantuan Corona ini.

“Yang kami tau kan, urusan data mendata terkait bantuan ini dilakukan oleh pemerintah kelurahan bukan Partai Politik, tapi ketika kami bertannya kepada La Bange, saat mengumpulkan KK warga, ia mengaku disuruh pak Camat,” ungkap Husman Tiro.

Camat Togo Binongko, Arifin, S.Pd,MM setelah dikonfirmasi membantah tegas, katanya, dia tidak pernah menyuruh oknum partai untuk mengumpulkan KK warga sebagai rujukan penerima bantuan.

“Memang saya tau bahwa ada kader partai Golkar yang mendata dengan mengumpulkan KK warga, makanya saya panggil Ketua PAC nya, saudara Masihudin, dan dia mengakui , tapi hanya mendata orangnya saja, jangan sampai ada yang tidak kebagian bantuan, makanya saya bolehkan, mungkin kata ini yang disalah maknai oleh teman teman Partai bahwa saya yang nenyuruh,” akunya.

Merasa tidak puas dengan jawaban Camat Togo Binongko, warga pun menghadirkan Muhammad Imran ( La Bange ) sebagai oknum partai yang mengatasnamakan Camat. Dalam pengakuannya, Ia memperkirakan bahwa camat yang suruh karena mereka disuruh oleh Ketua PAC Golkar Togo Binongko Masihudin,

“Saya tidak disuruh Camat, pernyataanku ketika itu hanya asumsi ku saja sebab saya disuruh oleh saudara Masihudin untuk mengumpulkan Kartu Keluarga ,” Pungkas Muhammad Imran.

Reporter : MI
Editor. : AK

  • Whatsapp

Pos terkait