Perdana, Umar Bonte Sanjung Ali Mazi yang Beri Ruang “Si Mata Sipit”

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co- Sepanjang pemerintahan Gubernur Sultra, Ali Mazi, Ketua KNPI Sultra, Umar Bonte hadir, pasti dalam posisi kontra atau mengkritisi kebijakan Pemprov. Acap kali pria kelahiran Muna ini memicu gerakan-gerakan perlawanan atas kebijakan Ali Mazi.

Namun kali ini sedikit berbeda, menjadi perdana UB sapaan akrab Umar Bonte memberi sanjungan dan apresiasi atas sikap dan langkah suami Agista yang mendudukan semua pihak membahas kedatangan 500 “Si mata Sipit” (julukan WNA China) untuk bekerja sebagai tenaga profesional disalah satu perusahaan tambang di Sultra.

Bacaan Lainnya

Menurut mantan Anggota DPRD Kota Kendari ini, upaya pemprov memberi persetejuan Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk ke Sultra merupakan langkah positif untuk mendukung dan mengembangkan iklim investasi yang baik.

Sinergi antara pemerintah nasional dan daerah, lanjut dia, harus terbangun, hal itu bertujuan meningkatkan produktivitas dan keuntungan negara dan daerah.

Pria yang tengah berprofesi sebagai advokat nasional ini menjelaskan, terdapat empat hal yang harus dipahami.

Pertama, tidak ada satupun negara yang bisa melakukan dan mengelolah pertambangannya sendiri. Kecuali Afrika, itupun bangkrut. Kedua, tenaga kerja memang harus dipadukan antara yang profesional dan pemula. Ketiga, peralatan di Indonesia khusus bidang pertambangan membutuhkan tenaga kerja ahli. Dan ke Empat, tenaga profesional tidak dimiliki cukup Indonesia, sehingga mendatangkan TKA menjadi jalan mendukung investasi.

“Alasan inilah kenapa memang perlu kita dukung pemprov, saya dalam posisi ini harus realistis, kalau pemerintah keliruh dan tidak pro rakyat kebijaknannya maka harus dikritisi, dan jika itu bersentuhan, dan akan berimplikasi ke rakyat kita juga harus mendukung dan mengapresiasi,” pungkasnya. (AK)

  • Whatsapp

Pos terkait