Program Tanggap Covid-19, UMK Kendari Lakukan Bebas Tes Bagi Calon Maba

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Pandemi Corona virus desease 2019 ( Covid-19) Perguruan Tinggi swasta Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) Sulawesi tenggara ( Sultra) melakukan seleksi bebas tes kepada calon Mahasiswa baru (Maba) dengan Program tanggap Covid-19.

Rektor Universitas Muhammadiyah, Amir Mahmud, S.Pi., MP mengatakan, UMK baru saja mendapatkan predikat Perguruan Tinggi Swasta terbaik di Sultra.

Bacaan Lainnya

“Dan kali ini UMK akan melakukan trobosan dalam memudahkan para calon mahasiswanya tidak lagi melakukan Seleksi dalam bentuk tes hal ini tak lepas dari program tanggap covid-19 yang telah dijalankan,” katanya.

Amir Mahmud mengungkapkan, untuk pendaftaran gelombang kedua di buka mulai tanggal 10 Juni sampai 8 Agustus agar dapat memulai tahun akademik sesuai putusan dan peraturan menristek Dikti pimpinan pusat Muhammadiyah

“Ada langkah-langkah yang kita ambil dalam Spmb ini agar kuota terpenuhi, kemarin kami rapat bersama pimpinan fakultas beserta jajaran akademik lainnya, memutuskan mulai tanggal 10 Juni sampai 10 Juni tidak dilakukan lagi tes jadi calon pendaftar bebas tes,” ungkapnya

Adapun langkah-langkah prosedur yaitu melakukan pendaftaran, membayar uang pendaftaran, seleksi berkas dan penentuan lulus atau tidak lulus.

“Seketika mendaftar hari ini dapat di peroleh juga hasilnya hari ini jadi kami berlakukan One Day Service,” jelasnya kepada awak media pada saat Konferensi Pers Rabu, (10/06/2020)

Ia menjelaskan , Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan calon Mahasiswa yang ingin masuk Di UMK dan hal ini sesuai program tanggap Covid-19 yang harus cepat. “Di gelombang pertama , di tiga bulan ini sudah menerima mahasiswa baru kurang lebih 200 orang melalui tes namun ada yang lulus maupun yang tidak lulus,”

Pihaknya menargetkan 1500 calon mahasiswa yang akan di terima dengan 14 program Studi lama dan empat program studi baru yang di jadikan program studi unggulan yaitu Tehnik pertambangan,Tehnik Sipil, Ilmu Kelautan dan Bisnis Digital.

“Sudah mencapai kurang lebih 500 orang calon mahasiswa dan yang sudah dinyatakan lulus sampai hari ini sudah menghampiri 200 orang dan sudah melakukan pembayaran,” pungkasnya.

 

Pos terkait