Kendari, – Pj Wali Kota Kendari didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari mengunjungi lokasi terdampak banjir di RT 4 RW 1 Kelurahan Mandonga, Kamis (29/2/2024).
Dalam kunjungannya, Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup menyapa para korban banjir dan melihat sejumlah warga yang menjadi korban banjir.
Didampingi Camat Mandonga, Pj Wali Kota Kendari juga melihat salah satu penyebab banjir di RT 4 RW 1 semakin parah yaitu, tanggul kali yang roboh.
Usai melihat warga yang terdampak banjir, Pj Wali Kota Kendari, selanjutnya melihat kondisi tanah longsor di jalan Sawerigading. Lokasi tersebut, sudah pernah terjadi longsor dan telah mendapatkan bantuan oleh pemkot. Namun kali ini longsor kembali terjadi sehingga menghalangi aktivitas warga karena material longsor menutup jalan.
Ikut dalam rombongan Pj Wali Kota Kendari, Kalaksa BPBD, Pj Kepala Dinas Sosial, Kepala DLHK, Camat Mandonga dan Lurah Mandonga.
Sebelumnya, sejak pagi personel BPBD Kota Kendari dan Provinsi Sulawesi Tenggara dibantu aparat Kodim 1417 Kendari, Lurah Mandonga dan masyarakat, bahu membahu membersihkan bekas banjir. Banjir yang terjadi di RT 4 RW 1 ini menimpa sekira 30 KK di wilayah itu.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kendari Fadlil Suparman menjelaskan, setelah mendapat informasi dari berbagai grup tagana tentang bencana dan arahan langsung Pj Wali Kota Kendari, BPBD berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan langsung melakukan aksi di lokasi bencana.
“Pada umumnya, banjir, tanah longsor ada dua titik di Mandonga dan pohon tumbang ada tiga pohon di jalan Made Sabara Bayar Pass dan Sao-sao dan sisanya memang ini kebanyakan genangan banjir. Di kecamatan Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Puuwatu, Kadia, Wua-wua semua ada genangan banjir,” jelasnya.
Lokasi pertama yang menjadi sasaran BPBD yakni pohon tumbang yang terjadi di ruas jalan bay pass. Ini menjadi prioritas agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas di jalur tersebut.
Selanjutnya, BPBD bersama sekira 20 personilnya dengan dua unit mesin penyedot air membantu membersihkan rumah warga RT 04 RW 1 yang tergenang air dan lumpur. Pembersihan juga dibantu Lurah Mandonga serta aparat TNI dari Kodim 1417 Kendari.
Mereka berjibaku menggunakan alat seadanya membersihkan rumah warga yang dipenuhi lumpur. Di jalan merpati Kelurahan Mandonga ini terdapat sekira 30 kepala keluarga yang terdampak banjir.
Warga mengaku banjir diperparah setelah air kali disamping rumah mereka meluap dan menghancurkan dinding tanggul sehingga air masuk ke rumah mereka. Meskipun ketinggian air sebatas pinggang orang dewasa. Namun banjir kali ini menyebabkan sejumlah pagar dan bangunan rumah warga rusak.
Untuk diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari mencatat sebanyak 19 titik bencana yang terjadi pasca hujan deras yang mengguyur Kota Kendari dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Laporan : Hani
Editor : UL

















