Relawan Jangkar Jokowi Bakal Lakukan Aksi Donor Darah

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.Co – Relawan Jangkar Jokowi bekerjasama Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta bakal melakukan aksi donor pada minggu (21/6/2020) di Kantor PMI DKI Jakarta. Donor darah tersebut serentak dilaksanakan, termaksud di Kendari.

Kegiatan donor darah tersebut dalam rangka memperingati haul Presiden Republik Indonesia (RI) pertama Ir. Soekarno yang meninggal 21 Juni 1970 dan Hari Lahir Presiden Jokowi 21 Juni 1961.

Bacaan Lainnya

Ketua Presidium Nasional Jangkar Jokowi I Ketut Guna Artha mengatakan, SOP pengambilan darah mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Para pendonor juga harus mengisi formulir tentang riwayat perjalanan selama pandemi Covid-19 dengan jujur.

“Mengapa donor darah itu perlu bagi kita? membantu menyelamatkan nyawa orang lain, membantu mendeteksi adanya penyakit serius, membantu mendapatkan berat badan ideal, terhindar dari risiko gangguan jantung dan terhindar dari risiko kanker,”ujar I Ketut Guna Artha saat di Konfirmasi Via Whats Up, Minggu (13/6/2020)

I Ketut Guna Artha menyampaikan, untuk menghambat penyebaran Covid-19 pemerintah telah dan terus menyupayakan langkah kebijakan dan tindakan untuk memastikan perlindungan kesehatan masyarakat.

“Corona virus desease 2019 ( Covid-19 ) telah menjadi ancaman kesehatan dan kelangsungan ekonomi masyarakat,”ujarnya

Selain itu, Kata I Ketut Setelah melewati 3 bulan kebijakan WFH, social distancing, physical distancing hingga PSBB, pemerintah telah menyiapkan skenario menghadapi kehidupan normal baru ditengah jumlah terpapar Covid-19 dan jumlah kematian masih terus meningkat.

“Walaupun jumlah angka kesembuhan lebih tinggi dari jumlah kematian, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) belum menunjukkan angka menurun,”terangnya.

” Upaya penanganan tindakan medis pasien tanpa dan atau dengan Covid-19 mengakibatkan tingginya permintaan pendonor darah,”lanjutnya

I Ketut Guna Artha mengungkapkan, Persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menipis hingga 60% di tengah pandemi Covid-19, apalagi saat awal-awal pemberlakuan social distancing.

“Sehingga, sejumlah pasien di Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor terpaksa harus dirujuk ke beberapa rumah sakit di wilayah Jakarta karena stok darah mulai menipis,”pungkasnya.

Laporan : ilfa
Editor : AK

  • Whatsapp

Pos terkait