Sempat Tertunda, Akhirnya Insentif Nakes Cair

  • Whatsapp
Ketgam : Wali Kota Saat Menyerahkan Secara Simbolis Insentif Nakes di Gedung PMCC RSUD Kota Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Bertempat di gedung Private Medical Care Center (PMCC) RSUD Kota Kendari, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mencairkan sekaligus menyerahkan dana insentif bagi tenaga kesehatan (Nakes) dan tenaga penunjang penanganan pasien Covid-19, Kamis (22/07).

Penyerahan dana tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Saat penyerahan tersebut, Wali Kota Kendari juga menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan pembayaran. Hal ini dikarenakan harus menyesuaikan dengan aturan dan kondisi keuangan daerah.

Bacaan Lainnya

“Tahun 2021 ini baru ada informasi dari pemerintah pusat bahwa itu diserahkan ke pemerintah daerah dalam bentuk dana transfer dari pemerintah pusat. Akan tetapi transfer dana dari pemerintah pusat sudah ada posnya, sehingga kita belum tahu dari pos mana yang mau dianggarkan, itulah kenapa insentif nakes ini baru kita selesai Oktober hingga Desember,” terang Sulkarnain.

Selanjutnya Wali Kota mengatakan, sisanya untuk insentif sejak Januari hingga Juni 2021, pihaknya masih menunggu kejelasan dari pemerintah pusat apakah diserahkan pada pemda atau kembali ditangani pemerintah pusat.

Selain itu, Wali kota Kendari juga menjelaskan bahwa pendapatan yang diterima tenaga kesehatan ( akes) terdiri dari empat item yaitu gaji pokok, tunjangan kinerja, insentif dan jasa medis.

“Untuk gaji pokok dan tunjangan kinerja rutin dan lancar dibayarkan oleh Pemerintah Kota Kendari pada nakes, namun insentif dan jasa medis masih dikoordinasikan dengan pemerintah pusat karena nilainya cukup besar, bisa mencapai puluhan miliar rupiah,” ungkapnya.

Lanjut kata politisi PKS ini, bahwa pemerintah terus bekerja keras, mengupayakan yang terbaik serta semaksimal mungkin dalam menangani pandemi Covid-19 ini baik dari segi regulasi, kebijakan serta anggaran disiapkan dengan sebaik mungkin

Untuk diketahui, insentif petugas kesehatan sendiri bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kementerian Kesehatan, dan sisanya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari. Insentif Nakes yang diberikan merupakan insentif bulan Oktober-Desember 2020 yang sempat tertunda.

Writer: Hani
Editor: UL
  • Whatsapp

Pos terkait