Serahkan Rancangan Awal RPJMD Ke DPRD, Apa Saja Fokus Pembangunan Pemkab Butur?

  • Whatsapp

Buton Utara, Sultrademo – Pemerintah Daerah Buton Utara (Butur) resmi menyerahkan dokumen Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) tahun 2021 -2026 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Butur pada Selasa (18/5/2021).

Wakil Bupati Buton Utara, Ahali dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ada beberapa faktor yang perlu dibenahi dalam proses pembangunan daerah di Kabupaten Buton utara diantaranya, masih rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM), kualitas kesehatan yang belum memadai, belum terpenuhinya kualitas tenaga pendidikan dan tenaga medis sesuai Standar.

Bacaan Lainnya

Kualitas infrastruktur jalan yang belum memadai, jaringan irigasi, telekomunikasi yang belum merata, cakupan air bersih yang layak masih rendah, dan masih terdapatnya rumah tidak layak huni juga menjadi perhatian Pemda Butur.

Selain itu masalah terkait menurunnya pertumbuhan ekonomi, jumlah pengangguran, serta ketersediaan lapangan kerja yang masih terbatas hingga reformasi birokrasi yang belum dilaksanakan secara optimal serta masih adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak juga menjadi poin penting dalam RPJMD Kabupaten Buton Utara Periode 2021-2026.

Ahali menegaskan RPJMD ini merupakan penjabaran Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati serta janji-janji politik yang telah disampaikan pada saat kampanye dihadapan masyarakat Buton Utara.

Adapun visi Pemerintah Daerah Buton Utara di lima tahun kedepan adalah terwujudnya pemerintah daerah yang maju, adil dan sejahtera, yang dimana dijabarkan dalam Misi yang diantaranya: Meningkatkan sumber daya manusia yang berdaya saing dan terampil melalui peningkatan aksesbilitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan kualitas infrastruktur dan optimalisasi pembangunan sistem infrastruktur wilayah terpadu dan berkelanjutan guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi inkslusif, peningkatan ekonomi yang berdaya saing melalui inovasi pengembangan sektor unggulan dan investasi berbasis potensi daerah, meningkatkan kesadaran masyarakat dan partisipasi gender dalam mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang demokratis, aman, nyaman dan religius.

Laporan : Ridwan

Pos terkait