Wakil Bupati Kolaka H. Muhammad Jayadin, S.E., M.E didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) AGUS, S.Ip dan Direktur Eksekutif Sulawesi Institut (SO) Erwin Indonesia mengunjungi Desa Hakatutobu Kecamatan Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(17/11).

Kunjungan ini dalam rangka penanaman mangrove bersama masyarakat dan kelompok Pencinta Alam di Desa yang bersebelahan dengan lokasi penambangan Nikel. Dalam aksi penanaman mangrove ini, SI,salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat di Sultra yang di suport oleh Pemda Kolaka akan menanam 2 Jenis mangrove dengan jumlah 17.500 bibit. Semua bibit itu akan ditanam dilahan seluas 7 hektare dan semua berlokasi di pesisir desa Hakatutobu.
“Dalam program ini selain mahasiswa dan kelompok pencinta alam, SI melibatkan masyarakat dalam pembibitan dan penanaman, bahkan keterlibatan masyarakat sangat besar dan ini sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat desa”, tutur Erwin Indonesia dalam sambutannya.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk aksi nyata dalam menurunkan emisi karbon, serta menekan laju kerusakan alam. Dengan melibatkan masyarakat, kita juga secara tidak langsung telah mengedukasi mereka serta mengharapkan mereka jadi lebih perduli terhadap alam”, lanjut Erwin
Senada dengan SI, Wakil Bupati Kolaka juga dalam sambutannya mengatakan bahwa aksi penanaman mangrove ini sangat penting untuk ekosistem pesisir khususnya Kawasan Mangrove. “Penanaman mangrove seluas 7 hektare, sebanyak 17.500 pohon ini mudah mudahan bisa menjadi momentum bagi kita dalam menata kawasan mangrove”. Tutur Jayadin.
” Kita berharap semua mangrove yang kita tanam ini bisa berkembang dengan baik, karena ini bisa menjadi kawasan wisata mangrove selain menjadi habitat bagi ekosistem pesisir seperti kepiting, kita juga berharap bahwa apa yang kita tanam hari ini bisa menjadi berkah dan warisan bagi anak cucu kita kelak”, tutur Jayadin menutup sambutannya.
*Redaksi













