Jakarta, Sultrademo.co – Istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah, menyampaikan keprihatinannya atas situasi bangsa yang memanas akibat gelombang aksi demonstrasi di berbagai daerah. Hal itu ia ungkapkan dalam konferensi pers Gerakan Nurani Bangsa di Rumah Pergerakan Griya Gus Dur, Jakarta, Rabu (3/9/2025).
“Beberapa hari ini bangsa kita dihadapkan pada kondisi yang sangat memprihatinkan,” ucap Sinta.
Ia menilai, kemarahan rakyat tidak lepas dari ketidakadilan yang dirasakan. “Rakyat yang marah kepada ketidakadilan,” tambahnya.
Sinta juga menyoroti tindakan aparat kepolisian yang dianggap berlebihan dalam mengamankan aksi-aksi tersebut. “Demonstrasi yang tak kunjung berhenti, aparat yang melakukan pengamanan secara berlebihan, dan bahkan penjarahan,” katanya.
Sebagai seorang ibu bangsa, ia berharap Indonesia tetap berada dalam suasana tenteram dan damai sehingga mampu melangkah maju mewujudkan cita-cita kebangsaan. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak berpaling dari rakyat.
“Saya meminta pemerintah senantiasa berpihak kepada rakyat dan mengedepankan kedaulatan sipil serta kedaulatan hukum. Pemimpin haruslah bisa menjadi teladan bagi seluruh rakyatnya,” tegas Sinta.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin turut angkat suara. Ia menilai situasi yang terjadi akhir-akhir ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena banyak nilai kemanusiaan yang dilanggar.
“Ada peristiwa-peristiwa yang tidak bisa didiamkan, nilai-nilai kemanusiaan yang disimpangi, lalu juga perilaku saudara kita yang kami nilai terlalu berlebihan,” ujar Lukman.
Laporan: Arini Triana Suci R
Sumber : Cnnindonesia










