Tak Sekadar Gelar, FISIP UHO Bidik Sertifikasi BNSP untuk Naikkan Kualitas Dosen

Ketgam : Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UHO, Prof Eka Suaib. Foto: Arini

Kendari, Sultrademo.co – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mulai menggeser fokus peningkatan mutu dosen dari sekadar pemenuhan administrasi akademik ke penguatan kompetensi nyata yang terukur dan diakui negara.

Dekan FISIP UHO, Prof. Eka Suaib, menegaskan bahwa kepemilikan sertifikat profesi yang dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi salah satu langkah strategis agar dosen tidak tertinggal oleh perubahan zaman dan kebutuhan dunia pendidikan tinggi.

Bacaan Lainnya
 
 
 

“Kita ingin dosen punya sertifikat spesifik yang memang diakui BNSP. Dua tahun terakhir ini sudah kita dorong ke arah sana,” kata Prof. Eka.

Namun, menurutnya, proses sertifikasi bukan sekadar formalitas. Tantangan muncul karena tidak semua lembaga sertifikasi setiap saat membuka kelas yang sesuai dengan bidang dan minat dosen. Karena itu, FISIP UHO memilih pendekatan selektif dengan mencari lembaga yang benar-benar relevan, diakui pemerintah, dan mampu memberi dampak langsung bagi pengembangan fakultas.

“Tidak setiap waktu lembaga sertifikasi membuka jenis kursus yang dibutuhkan. Pilihan dosen juga berbeda-beda. Maka kita akan mencari tempat yang tepat, yang relevan dan bisa memberikan kontribusi ke FISIP,” ujarnya.

Prof. Eka menekankan, penguatan kompetensi dosen menjadi kunci agar FISIP UHO tetap kompetitif di tengah perubahan cepat, baik dalam metode pembelajaran, tuntutan riset, maupun kebutuhan masyarakat.

“Fokus kita jelas, supaya FISIP ke depan bisa terus bersaing. Itu hanya bisa dicapai kalau kompetensi dosen terus ditingkatkan,” tegasnya.

Untuk memastikan program ini berjalan, fakultas tidak hanya memberi dorongan moral. Dukungan konkret juga disiapkan, mulai dari penganggaran hingga kebijakan internal yang mendorong dosen mengembangkan kompetensi yang berdampak luas.

“Kami bantu dari sisi anggaran dan kebijakan. Nanti juga akan kita buatkan aturan yang jelas. Kompetensi yang dikembangkan harus punya impact, bukan hanya untuk pribadi dosen, tapi juga untuk rekan sejawat dan institusi,” pungkas Prof. Eka Suaib.

Melalui langkah ini, FISIP UHO ingin memastikan peningkatan kualitas dosen bukan sekadar agenda seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat mutu pendidikan dan daya saing fakultas.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Arini Triana Suci R
Editor: UL

Pos terkait