Tak Tunaikan Janji Bagi Hasil Panen Sawit, PT SAJ Diadukan ke DPRD Konut

Ketgam : Suasana RDP, Selasa (26/10/2021)

 

Konawe Utara, Sultrademo.co –  PT. Selara Andalan Jaya (SAJ) yang bergerak pada bidang perkebunan sawit di wilayah Konawe Utara (Konut) kini diadukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Utara( Konut) masyarakat, akibat tidak menunaikan kewajibannya pembayaran upah bagi hasil terhadap pemilik lahan yakni pada masyarakat dari empat Desa, yaitu Desa Sambandete, Bendewuta, Puhialu dan Lino moio

Bacaan Lainnya

Tidak hanya tuntutan bagi hasil, tetapi warga juga memintah agar lahan yang dipinjam oleh perusahaan tersebut agar dikembalikan oleh masing- masing pemilik lahan untuk di kelola sendiri-sendiri agar bisa produktif pemanfaatannya.

Dihadapan pimpinan dan Anggota DPRD konut serta kepala Dinas terkait yakni Dinas perizinan, Perkebunan, BPN saat RDP. Puluhan perwakilan masyarakat dari empat Desa meminta agar yang bersangkutan dapat mengambil tindakan tegas terhadap pihak perusahaan karena dianggap telah melakukan penipuan terhadap masyarakat Konawe Utara yang terdampak serta dianggap telah melakukan penggelapan SKT.

Salah seorang kepala Desa Sambandete, Idrus membeberkan beberapa perjanjian pemilik lahan dan pihak perusahaan bahwa pihak perusahaan akan menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal, Memberikan pembagian hasil usaha kelapa sawit degan pola 80% untuk perusahaan dan 20% untuk pemilik lahan.

Namun berjalannya waktu, Komitmen tersebut tidak ada satu pun yang direalisasikan oleh pihak perusahaan padahal diketahui pihak perusahaan telah melakukan panen produksi dari sebagian lahan yang berhasil yakni 40 HA.

“Kami meminta kepada pihak DPRD agar mengambil tindakan tegas agar pihak perusahaan bisa memberikan hak-hak kami, kalau tidak bisa ya kami minta agar lahan kami dikembalikan,”, ujar Idrus saat menjadi pembicara pada kegiatan RDP di kantor DPRD, Selasa, (26/10/2021)

Berdasarkan tuntutan itu, DPRD Konut dan dinas terkait segera akan melakukan peninjauan atas kasus yang dilakukan pihak perusahaan terhadap pemilik lahan.

Tidak hanya itu, pihak DPRD Juga akan mengkaji kembali terkait seluk beluk perizinan pihak perusahaan PT. SAJ karna di duga telah melanggar rambu- rambu aturan pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara.

Penulis: Supriyadin Tungga
Editor: UL

Pos terkait