Tepati Janji, Abu Hasan Wujudkan Butur Aman, Berbudaya dan Religius

  • Whatsapp

Buton Utara, Sultrademo.co – Silaturahmi Bupati Buton Utara Abu Hasan di desa Malalanda Kecamatan Kulisusu dihadiri para tokoh masyarakat Desa Rombo, Desa Lemo’ea, Desa Lantagi, Desa Malalanda, Kelurahan Lemo dan Kelurahan Bone Lipu, Minggu 26 Januari 2020.

Dalam acara silaturahmi Bupati Butur membeberkan sejumlah program yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan menjelaskan rencana program pembangunan kedepan terkait program kesejahteraan masyarakat Buton Utara.

Bacaan Lainnya

“Daerah kita maju kalau Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dihilangkan dari Buton Utara. Yang harus dijaganya sebagai Kepala Daearah ada dua hal, yaitu menempatkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan, serta menjaga agar tidak ada KKN di Butur, selama saya memasuki empat tahun menjadi Bupati Butur belum ada jajaran saya diproses hukum karena korupsi,” katanya.

Butur juga saat ini telah mampu mensejajarkan diri bahkan sudah melampauhi prestasi daerah lain yang lebi dulu terbentuk dari Butur, ini semua akibat kerja keras masyarakat dan pemerintah.

Sebagai janji politik Abu Hasan dalam mewujudkan daerah Buton Utara Aman, Berbudaya dan Religius, secara bertahap terwujud.

“Untuk menghadirkan rasa aman dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat kata Bupati, Butur hari ini sudah memiliki Polres sendiri yaitu Polres Buton Utara, dan bukan hanya polres kata Bupati namun Mako Kodim Buton Utara juga telah dibangun, Untuk diketahui bahwa Kodim Butur ini merupakan Satu-satunya Kodim baru yang terbentuk dari daearah pemekaran lain di Sulawesi Tenggara,” Ujarnya.

Janji politik kedua Bupati untuk mewujudkan masyarakat yang berbudaya.

“pihaknya telah Menghadirkan lembaga adat Buton Utara, denagan diberi dukungan anggaran 700 juta dalam APBD. Menurutnya Lembaga adat harus kuat karena lembaga adat ini bersama pemerintah menjaga nilai-nilai budaya, Budaya merupakan benteng terakhir dari pengaruh budaya asing,” paparnya.

Janji politik Bupati yang ketiga mewujudkan masyarakat yang religius, dalam kepemimpinanya.

“Membangun infrastruktur keagamaan, selain membangun sarana dan prasarana keagamaan, saya juga telah berhasil menjadikan Butur sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara dan keluar sebagai juara umum, Selain mensukseskan MTQ, saya juga tengah menghadirkan mesjid raya/agung dan merehabilitasi sejumlah mesjid dan tempat ibadah lainya yang tidak layak digunakan oleh masyarakat,” tutupnya.

Laporan : Irfan

Pos terkait