Jakarta, Sultrademo.co – Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PNS, PPPK, TNI, dan Polri, akan dicairkan lebih awal tahun ini. THR 2025 diperkirakan mulai cair tiga minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri, atau sekitar 17-20 Maret 2025.
Kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2024 yang menyatakan bahwa THR ASN harus dibayarkan paling lambat 10 hari kerja sebelum Lebaran. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, Idul Fitri 2025 diprediksi jatuh pada 31 Maret atau 1 April.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa THR tahun ini akan dibayarkan penuh, sama seperti tahun sebelumnya. “Insyaallah,” ujar Sri Mulyani, Jakarta Pusat, dilansir dari detik.com Jumat (13/3/2025).
THR bagi ASN, TNI, dan Polri tahun ini diberikan sebesar 100% dari gaji pokok. Selain itu, THR juga mencakup beberapa tunjangan, seperti:
– Tunjangan keluarga
– Tunjangan pangan
– Tunjangan jabatan (struktural, fungsional, atau umum)
– Tunjangan kinerja
Besaran THR setiap ASN akan berbeda-beda, tergantung pada golongan dan jabatan masing-masing. Pencairan THR ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Lebaran serta memberikan dukungan finansial bagi para pegawai negara.
Tidak hanya ASN aktif, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran THR bagi pensiunan PNS. Besaran THR pensiunan bervariasi sesuai dengan golongan terakhir saat bertugas, dengan kisaran nominal Rp 1.560.800 hingga Rp 4.957.100. Berikut rinciannya:
- Golongan I: Rp 1.748.100 – Rp 2.256.700
- Golongan II: Rp 1.748.100 – Rp 3.208.800
- Golongan III:Rp 1.748.100 – Rp 3.866.100
- Golongan IV: Rp 1.748.100 – Rp 4.957.100
Dihimpun dari berbagai sumber, Presiden Prabowo Subianto rencananya akan mengumumkan secara resmi jadwal dan mekanisme pencairan THR melalui Keputusan Presiden dalam waktu dekat.
Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 triliun untuk kebijakan ini, dengan harapan dapat mendukung stabilitas ekonomi nasional menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.
Dengan pencairan THR yang lebih awal dan penuh, pemerintah berharap dapat meringankan beban finansial masyarakat sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian.
Laporan: Arini Triana Suci R
Editor: Muhammad Sulhijah
 






