Kolaka,(29/07/20) Sultrademo.co – Pernyataan Kery Saiful Konggoasa, Ketua MPP Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menyebut Lukman Abunawas, Wakil Gubernur Sultra tidak diperhitungkan dalam perhelatan pemilihan gubernur (Pilgub) tahun 2024 mendatang, dianggap hanya upaya mencuri perhatian publik.

Ketua DPC PDIP Kolaka Drs. Suasana HM mengatakan, apa yg dikatakan Kery adalah cara dia untuk mengatrol populeritasnya untuk mengimbangi nama besar Lukman Abunawas.

Seperti diketahui, baru-baru ini Lukman Abunawas, Wakil Gubernur Sultra ditunjuk sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra menggantikan Abu Hasan.

“Pernyataan itu adalah pernyataan yg sebaliknya apalagi setelah Lukman Abunawas menjadi ketua DPD PDI Perjuangan Sultra”,kata Suasana.

“DPC PDI Perjuangan Kolaka melihat Kery dalam aktualisasi dirinya justru malah mengurangi simpati publik. Statement Kery Konggoasa itu adalah pernyataan dalam keadaan tidak stabil pasca muswil PAN di Kendari sehingga dia mengeluarkan statement layaknya bukan seorang pemimpin,” tambah Suasana.

Baca Juga :  RAG-SS Daftar di KPU Konsel Enam September

Menurut Suasana, pernyataan itu adalah pernyataan yang mabuk kekuasaan.

“Posisi Kery sebagai bupati, apa kira-kira obsesi dia yang tersembunyi dalam pikiran sehingga terlalu dini bicara tentang Pilgub,” ujarnya dengan nada tanya.

Saat ini, Ketua DPD PDIP Sultra Lukman Abunawas masih fokus untuk menyelesaikan amanahnya sebagai wakil gubernur Sultra.

Menurut dia, Lukman adalah tokoh Sultra yang sudah teruji mengisi rangkaian sejarahnya dalam mewarnai dunia perpolitikan Sultra.

“Kery mungkin lupa bahwa Lukman ada di balik kesuksesan dia menjadi bupati Konawe,” kunci Suasana.

Laporan : Muh.Ichwanul Abdillah

Komentar