Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Sultra Bekuk Terduga Pengedar Shabu

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Tim Opsnal Ditresnarkoba Kepolisian daerah (Polda) Sulawesi tenggara (Sultra) berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkotika jenis Shabu dengan Berat Bruto (BB) 11,32 Gram.

Bacaan Lainnya

Berawal dari informasi masyarakat tentang adanya seorang pengedar narkotika jenis shabu. Selanjutnya Tim Opsnal menindak lanjuti dengan kegiatan penyelidikan untuk memastikan target Orang, sasaran tempat, dan barang. Pada Senin, 20 April 2020 sekitar pkl 16.25 Wita Tim melakukan observasi terhadap Target.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP La Ode Proyek mengatakan, tersangka laki-laki Wahyudi Alias Yudi (43) diamankan, diduga sebagai pengedar narkotika jenis shabu dengan berat bruto 11,32 Gram.

“Adapun barang bukti lainnya yakni,1 buah bekas pembungkus rokok merk sampoerna dan 1 unit handphone merk samsung warna putih beserta sim cardnya,” ujar La Ode Proyek

Ia membeberkan, pada pkl 16.30 wita Tim Opsnal mengetahui bahwa barang (narkotika) sedang dikuasai oleh target yang sedang mengendarai Ranmor R-2 Honda Supra warna kuning, kemudian Tim melakukan pembuntutan terhadap Target mulai dari Kecamatan wua-wua, dimana target rencana akan menuju ke Kabupaten Konawe.

“Pada pkl 17.30 wita Tim Opsnal langsung melakukan penangkapan terhadap Target di Jalan Poros Unaaha – Pondidaha Kelurahan Rawua Kecacamatan Sampara Kabupaten Konawe, “ujar Laode Proyek dalam rilis , Selasa (21/4/2020)

Sesaat kemudian dilakukan pengeledahan badan dan penggeledahan kendaraan, giat geledah disaksikan oleh masyarakat setempat. Hasilnya, Tim menemukan disaku celana sebelah kanan berupa 1 (satu) bungkusan sachet atau paket berukuran sedang yang diduga narkotika jenis shabu.

“Selanjutnya Target (Tersangka) dan barang bukti dibawa ke Mako Ditresnarkoba Polda Sultra guna proses pengembangan dan Penyidikan lebih lanjut,”ujarnya

La Ode Proyek mengatakan, tersangka merupakan kurir, yang memperoleh dan mengedarkan narkotika jenis shabu dengan cara sistem tempel jaringan terputus.

“Atas perbuatan tersangka dikenai Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) UU. RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Ilfa

Pos terkait