Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Padat Karya Tunai, Ini Harapan Wali Kota

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Program padat karya tunai atau yang lebih dikenal dengan nama Cash For Work yang resmi dimulai sejak Rabu,(21/04/21) merupakan program Pemerintah yang mampu memulihkan perekonomian masyarakat yang terdampak Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat memantau langsung program padat karya tunai yang tengah berjalan di Kelurahan Lepo-lepo.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, ekonomi terasa terbantukan dengan adanya program tersebut. Melalui program ini, ribuan tenaga kerja lokal terserap dan mendapatkan penghasilan tambahan. Selain itu, program ini jiga mampu menjadi stimulasi bagi masyarakat yang terdampak.

“Di masa pandemi saat ini, tidak sedikit masyarakat yang mengalami kesulitan. Banyak yang kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian,” kata Sulkarnain.

Wali Kota berharap masyarakat maupun pendamping program ini bisa amanah dan bekerja sebaik mungkin sesuai standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditentukan pemerintah.

“Yang terpenting, pekerjaannya dituntaskan. Dibenahi jika ada yang rusak, dibersihkan serta dipelihara sehingga bisa dimanfaatkan dalam kurun waktu yang lama,” harapnya.

Sementara itu kordinator program Kotaku Kendari, La Ngkarisu mengungkapkan dari 65 Kelurahan hanya 16 Kelurahan yang mendapatkan program ini. Hal ini dikarenakan penetapannya ditentukan dari akumulasi jumlah penduduk yang terpapar Covid dan masyarakat yang terdampak.

“Kami hanya melaporkan perkembangan Covid-19 di daerah mulai dari jumlah kasus hingga masyarakat yang terdampak. Yang menentukan tetap dari pusat,” tegasnya.

Total lokasi anggaran program ini mencapai Rp 4,8 miliar. Dimana setiap kelurahan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 300 juta yang kemudian akan digunakan untuk pemeliharaan lingkungan.

“Intinya adalah pemeliharaan. Jika ada fasilitas yang rusak dari program sebelumnya baik itu rusak ringan maka akan dilakukan perbaikan. Begitu juga jika ada saluran yang tersumbat akan diangkat dan dibersihkan lumpurnya,” katanya.(Jumat, 23/04/21).

Laporan : Hani

Pos terkait