Hasanuddin (Ketua Umum PB-HMI 2003-2005)
Rame para petinggi negeri mengintimidasi anda secara verbal via medsos, tujuannya tentu agar adinda berhenti meneriakkan apa yang adinda yakini sebagai kebenaran.
Itu mengundang saya untuk buka-buka profile akun anda di Medsos, menyimak apa yang ada sering sampaikan ke ruang-ruang publik.
Kesimpulan saya:
1. Dalam perspektif Al-Qur’an, anda telah menjalankan Sunnah Nabi, mengingatkan sesama dan khususnya kepada pemerintah agar berjalan di jalan yang lurus, menepati janji, berlaku adil, tidak berdusta, tidak berlaku zalim.
2. Dalam perspektif kenabian (profetik), adinda telah meneladani Nabi Ibrahim dalam melawan Namroed, meneladani Nabi Musa dalam melawan rezim Fir’aun, meneladani Nabi Muhammad Saw dalam menghadapi tekanan penguasa Quraisy pada masanya.
3. Dalam perspektif Pancasila, anda telah mengingatkan pemerintah yang sedang berkuasa agar, menegakkan “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, agar pemerintah berlaku “adil dan beradab” dalam menjalankan pemerintahan.
4. Dalam perspektif Pemuda dan Mahasiswa, anda telah tampil seperti Bung Karno dan Hatta sejak beliau-beliau masih remaja seperti anda.
5. Dalam perspektif ke-HMI-an, adinda telah jalankan nilai-nilai Tauhid dalam NDP HMI itu, menyerukan praktek pemberhalaan terhadap kekuasaan, terhadap jabatan, dan uang di koreksi.
Kesimpulannya lanjutkan, karena adinda telah berjalan di jalan yang lurus. Jalan para kekasih Allah.
Para pengkritik menggugat anda untuk jangan menyerang Prabowo, karena konon katanya Prabowo sedang melawan oligharki.
Camkan…!! Bukan tugas anda melawan oligharki…..atau melawan pemerintah yang sah…!
Tugas anda mengingatkan Pemerintah dan para aparatnya agar bekerja sesuai amanah Konstitusi, dan perundangan-undangan, jangan merampok uang rakyat, jangan berlaku zalim.
Adalah tugas Prabowo melabrak para oligharki itu jika memang ada seperti yang dikatakan oleh para pemujanya. Bukan tugas adinda itu…!!
Maju terus Adinda, sembari terus memohon perlindungan dan pertolongan dari Allah SWT.
Doa untuk adinda dan seluruh mahasiswa yang memiliki idealisme yang masih kuat dalam memperjuangkan masa depan kalian yang lebih baik.
Ingat firman Allah, “In ahsantum, ahsantum li anfhusikum, wa in as’tum falaha”. Siapa yang melakukan kebaikan maka kebaikan itu akan berbalik kepada dirinya sendiri, dan siapa yang melakukan kejahatan, maka kejahatan itu akan menimpa diri mereka sendiri”
Tetaplah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad Saw, agar hati dan pikiran senantiasa dibimbing oleh Ruh Beliau.
Yakin Usaha Sampai…!
 






