Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari resmi menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Komisariat Wilayah (Komwil) VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun 2026. Pertemuan strategis yang dihadiri oleh kepala daerah dari wilayah Sulawesi, Papua, dan Maluku ini mengusung tema besar kolaborasi pembangunan kawasan timur Indonesia, dengan fokus utama pada penanganan sampah.
Ketua Komwil VI Apeksi sekaligus Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menyampaikan bahwa meskipun di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi fiskal, antusiasme kota anggota untuk bersinergi tetap tinggi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menegaskan komitmen kuat dari 17 kota yang tergabung dalam Regional 6 untuk maju bersama. Ia menyatakan bahwa kemajuan ekonomi dan infrastruktur tidak boleh hanya berpusat di kota-kota besar tertentu saja.
“Kami membawa tekad maju dan tumbuh bersama dari kawasan timur. Kita tidak mau hanya Kota Makassar atau Kota Manado saja yang maju. Kita mau 17 kota di wilayah timur ini maju setara tanpa ada yang mengalami keterbelakangan,” tegasnya.
Isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, menjadi sorotan utama dalam Rakorwil kali ini dengan subtema “Penanganan dan Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi”.
Isu ini sengaja diangkat karena telah menjadi atensi langsung dari Presiden RI dan menjadi agenda nasional. Untuk membedah solusi terbaik, forum ini menghadirkan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai keynote speaker untuk memaparkan kebijakan pengelolaan sampah skala nasional.
Selain itu, beberapa daerah didaulat untuk membagikan keberhasilan mereka (best practice), di antaranya, Kota Parepare, dipaparkan langsung oleh Wakil Wali Kota Parepare. Kota Palu yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu.
Rakorwil ini juga menandai satu tahun berjalannya kepengurusan Komwil VI Apeksi sejak dilantik secara aklamasi di Kota Makassar pada 24 April 2025 lalu. Pengurus mengevaluasi 6 kebijakan pokok hasil Muskomwil ke-10, yang diakui masih menghadapi tantangan realisasi akibat keterbatasan fiskal daerah.
Guna menjawab tantangan ke depan, Apeksi Komwil VI menetapkan 3 langkah strategis untuk tahun 2026, yaitu:
1. Responsif terhadap Isu Strategis Nasional: Salah satunya adalah percepatan pelayanan publik berbasis digital.
2. Memastikan Dukungan Pembiayaan: Mengamankan anggaran untuk setiap kegiatan di tingkat komwil.
3. Memperkuat Eksistensi Organisasi: Melalui aktivitas yang terstruktur dan masif di wilayah regional 6.
Di akhir sambutan, Ketua Komwil VI Apeksi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh dewan pengurus, Direktorat Apeksi, perwakilan Forkopimda, serta Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang berkenan hadir untuk membuka jalannya kegiatan secara resmi.
Rekomendasi dan keputusan yang lahir dari Rakorwil Kendari ini nantinya akan dibawa sebagai kekuatan besar ke program Apeksi Pusat yang akan diselenggarakan di Kota Medan.

















